08 Mac 2005

Ganyang Malaysia Kali Kedua?!

Sekembali dari outstation hari ini, aku menonton berita televisyen Indonesia. Terkejut aku kerana isu sempadan di Laut Sulawesi sebenarnya satu perkara yang maha berat lagi hangat di Indonesia. Aku melihat berita yang disiarkan di Malaysia kelihatan masih di dalam "kawalan" kerana kesediaan pihak Malaysia ke meja rundingan.

Di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Solo dan Makassar, banyak demonstrasi atau unjuk rasa diadakan di jalanan. Geram aku melihat aksi beberapa orang yang menggelarkan diri sebagai "relawan negara yang sanggup berkorban jiwa raga" memperlekeh dan memijak-mijak bendera Malaysia dan langsung dibakar! Inilah orang-orang yang berfikiran sempit yang hanya melihat sesuatu dari satu sudut sahaja. Aku harap ini adalah golongan terisolasi di Indonesia. Majoriti bukan begitu harapnya.

Image hosted by Photobucket.com









Aksi membakar bendera Malaysia oleh ekstrimis Indonesia. Sabar.... itu bukan "bendera" Malaysia. Bintangnya cuma lima dan jalur merah putih hanyalah dua belas, bukan empat belas...

Media-media Indonesia juga melaporkan Presiden SBY sudah melawat perairan yang dipertikaikan itu di Pulau Ambalat, pulau yang terbahagi dua milik Malaysia dan Indonesia. Walau bagaimanapun, pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga diberitakan sudah bersiap untuk bertempur di perbatasan. Segala kelengkapan perang sudah disiapkan di situ.

Dalam pada itu, Ketua DPR, Agung Laksono dengan angkuh menggesa Indonesia "mengajar" Malaysia dengan tindakan ketenteraan. Baginya kes ini tak perlu ke Mahkamah Antarabangsa kerana sudah jelas kawasan itu adalah hakmilik Indonesia. Nampaknya "jungle rule" juga pilihannya di zaman serba canggih ini. Beberapa pimpinan DPR lain juga menggesa Indonesia memutuskan hubungan dan mengibarkan perang terhadap Malaysia.

Media juga mengetengahkan kerugian ekonomi Indonesia jika negara itu terlepas kawasan blok minyak yang dipertikaikan itu kepada Malaysia. Aku terfikir sekarang ini pun berapa banyak lagi kerugian ekonomi di pihak Indonesia walaupun banyak sumber alam di negara beribu pulau itu dek kelemahan pengurusan dan amalan rasuah atau korupsi yang dianggap "halal" dalam kehidupan seharian.

Lihat saja kes pendatang haram tanpa izin (PATI) yang ingin masuk semula ke Malaysia. Ongkosnya terlalu tinggi kerana banyak "mark up" dari pelbagai pihak sebelum dokumen legal diisu. Nampaknya "uang pelincir" adalah sesuatu kemestian...

Dalam kes memicu semangat nasionalisme ini walaupun berhadapan negara serumpun, media-media di Indonesia juga harus dipertikaikan. RCTI misalnya menyiarkan kembali video seruan Ganyang Malaysia oleh Sukarno. SCTV pula menyuruh para pelajar Indonesia di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyanyi lagu nasional Indonesia, Indonesia Raya. Kelihatan para mahasiswa itu agak bersahaja, seolah-olah tidak mempedulikan isu "hangat" itu.

SCTV juga melaporkan para PATI yang sedang bersembunyi dari pihak berkuasa di sebuah kawasan di Selangor bersedia untuk mempertahankan negara!! Hei.. sedarlah diri itu sikit, tak tahu dek untung! Ingat di mana bumi dipijak!

Sekadar renungan, jika berperang, di mana mahu mencari rezeki? Di mana mahu belajar? Kenapa dengan sekecil butir pasir masuk ke pinggan, seluruh nasi mesti dibuang? Ikatan serumpun bangsa, seagama tidak harus terlerai begitu sahaja. Setiap masalah ada penyelesaian. Malaysia sudah bersedia bermesyuarah, kenapa harus dikeruhkan keadaan?

62 ulasan:

  1. Sahabatku di Malaysia

    Saya pribadi sebagai orang Indonesia merasa sedih melihat aksi brutal demo ganyang Malaysia, pembakaran bendera Malaysia, dan front milisi perang melawan Malaysia.

    Maafkan rakyat dan tentara Indonesia, yang saat ini sedang lapar karena hanya mendapatkan warisan korupsi dari pemimpin terdahulu, Soeharto. Budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme itu membuat gelap mata, emosional, dan nasionalisme sempit. Sehingga melupakan persahabatan antar kedua bangsa dan perundingan dengan cara damai.

    Salam

    BalasPadam
  2. apakah anda sudah tahu permasalahannya?
    bukan hanya kali ini saja pihak Malaysia memasuki wilayah Indonesia, tapi sudah berkali-kali.
    Dan apa yg dilakukan pemerintahan Malaysia? Mereka mengatakan akan mengambil jalur diplomatik, tetapi setelah itu atau bahkan bersamaan, para tentara Malaysia sikapnya malah bertolak belakang dengan beraninya memasuki perairan Indonesia kembali, bahkan menembaki perahu nelayan dan menangkap petugas yang memperbaiki mercusuar.
    Ini bagaimana? Pimpinan "kalian" mengatakan akan damai, sedangkan tentara "kalian" bertindak? Sesuaikah itu? Ini sama menginjak harga diri suatu bangsa. Coba bayangkan "negara" anda yang mengalami kejadian seperti itu, apa yang akan anda lakukan?

    BalasPadam
  3. Wslm sahabatku, Bahtiar. Terima kasih karena memilih jalan damai dan melihat dari sudut lebih luas!

    Buat Yonky, maafkan kami jika tersilap. Untuk berlaku adil, kemukakan bukti jika benar sebegitu. Lagipun kawasan itu masih dipertikai, kenapa dikatakan itu perairan Indonesia?

    BalasPadam
  4. bung strozze andaikata anda mempunyai rumah, sementara pekarangan anda yang satu sudah diambil oleh jiran anda, sementara dia masih meminta pohon mangga anda yang lebat, apa yang akan anda lakukan ..? padahal anda dan jiran anda mengaku sebagai serumpun :)

    Saya tidak suka orang masuk pekarangan saya, tapi saya juga tidak suka perang, andaikata Malaysia lebih menghargai sedikit pemberian pulau sipadan dan ligitan tentu saja tidak akan juga mencaplok ambalat .. bukan begitu ..?

    ibarat pepatah "diberi hati meminta jantung" ..

    wassalam

    BalasPadam
  5. halo.. salam kenal...
    saya andian, orang indonesia, tinggal di jepang

    cerita sebentar ya....

    aku berteman dekat dengan orang australia. bukan rahasia lagi bahwa antara indonesia dan australia ada sejarah yg menyedihkan... yang terbaru mungkin adalah bom di bali dan australia embassy. Saat peristiwa pengeboman australia embassy (jakarta) itu... kami berdua sama sekali tidak pernah membicarakan masalah itu. Setiap hari duduk bersebelahan di dalam kelas.. tapi tidak ada satu pembicaraan apapun tentang politik. Ini sungguh sangat melegakan.. karena entah kenapa saya begitu ketakutan kalau dia akan membicarakan masalah itu.

    Di kota saya, orang Indonesia hanya sedikit. Mengingat Indonesia dan Malaysia itu mempunyai banyak kemiripan.. maka komunitas muslim di kota saya SELALU menggabungkan indonesia dan malaysia sebagai satu komunitas. Saat ini saya sedang liburan di Indonesia. Saya hanya berharap bahwa setelah saya balik lagi ke Jepang... maka saya masi bisa merasa bebas untuk pinjam sepedanya teman Malaysia saya.. dan juga teman itu masih bisa dengan bebas meminta saya untuk mematikan kompornya di saat dia harus pergi ke luar.

    BalasPadam
  6. Salam sahabat Malaysia,
    Saya orang Indonesia, tinggal di Perancis. Mohon dimaafkan sikap rekan2 senegara saya yg membakar dan menginjak bendera Malaysia. Tapi mohon sahabat2 Malaysia juga mengetahui, bahwa masalah ini tidak hanya menyangkut soal Ambalat, namun terkait dengan masalah2 lainnya, seperti penyiksaan, pemerkosaan terhadap TKI dan gaji mereka yg tidak dibayar. Hal ini tidak pernah menjadi perhatian pemerintah Malaysia sampai pemerintah Indonesia memprotes. Kedua, soal illegal logging yg marak di perbatasan Borneo sampai dg Papua yg umumnya dibiayai oleh cukong2 Malaysia. Saya kira bohong kalau pemerintah Malaysia tidak tahu akan illegal logging ini, karena surat2 pengiriman kayu palsu tsb dikeluarkan oleh pemerintah Malaysia. Ketiga, lihatlah para teroris yg memasang bom di Bali, bukankah mereka orang2 Indonesia yg dahulu bekerja di Malaysia dan di cuci otaknya selama di Malaysia oleh pengajian2 ekstrim di sana? Dr Azhari dan Nurdin Top pun orang Malaysia. Namun tidak ada sedikit pun usaha pemerintah Malaysia utk membantu kami, yg ada di dunia internasional nama Indonesialah yg buruk sebagai negara teroris. Keempat soal Sipadan Ligitan, kalau lihat di peta sudah jelas itu milik Indonesia, dan sebagai wilayah sengketa sudah selayaknya Malaysia tidak membangun di sana. Namun karena Malaysia diam2 membangun di sana, hal ini dijadikan oleh Mahkamah Internasional sebagai alasan untuk diberikan ke Malaysia. Sekarang Ambalat pun hendak diambil, maka wajarlah bila banyak rakyat Indonesia yang merasa marah dengan tindakan ini, akibat kekesalan yang sudah menggumpal tadi. Demikian harap dimaklumkan oleh sahabat2 Malaysia. Salam.

    BalasPadam
    Balasan
    1. Azhari bekas dosen UTM, tetapi telah dipengaruhi dgn fahaman ekstreme oleh 'tok guru' dari Indonesia, Abu Bakar Basyir, yg membuka sekolah agama di Ulu Tiram, Johor. Sekolah itu ditutup kerana disyaki terlibat dengan pengganas. Buatlah research dulu sebelum menuduh.

      Padam
  7. Bayu, Loper, bukankah kes Sipadan dan Ligitan telah melalui proses mahkamah? Kedua2 pulau diberi kepada Malaysia melalui proses keadilan yang diiktiraf antarabangsa.

    Berkenaan nasib TKI di Malaysia, saya lihat nasib mereka sentiasa terbela. Semua kes telah melalui proses pengadilan. Contohnya kes Nirmala Bonat yang sekarang dibicarakan di mahkamah. Semasa dilaporkan dulu, ramai rakyat Malaysia yg bersimpati menghulurkan bantuan, tak silap saya tak kurang RM100,000 (Rp220 juta). Para majikan yang tidak dibayar gaji juga sedang dibicarakan di mahkamah. Apa lg yg mahu dari Malaysia?

    Negara kami mempunyai undang2. Masalah sekarang ialah golongan yg suka membuat undang2 sendiri. TKI contohnya, mereka dtg ke sini secara illegal. Walaupun sudah jelas bersalah mereka tetap diberi peluang pulang, malah ditangguh tiga kali lagi. Macam2 alasan diberi mereka untuk tidak dihantar pulang, antaranya tak dibyr gaji. Apabila disiasat, yg banyak hanyalah rekayasa (walaupun ada yg berasas).

    Kami perlu mengawal orang asing yang dtg ke sini. Bukan kami tak mahu menerima, tapi kenalah melalui cara2 yg sah. Lihat saja beberapa kes TKI illegal ini. Mereka byk memberikan masalah sosial. Rasanya ini tak pernah disiarkan di Indonesia.

    Misalnya seorg TKI illegal menikam mati seorang Samaritan kerana membantu seorang gadis yang dicopetnya di KL. Byk juga kes TKW yg melarikan anak2kecil majikan utk dijual di pasaran antarabangsa. Nasib baik rakyat Malaysia prihatin membantu dan menjejak anak2 kecil itu. Kalau tidak, tak tahu apa nasib anak2 itu.

    Pengampunan yang diberi skrg juga sebenarnya byk memberi manfaat kepada TKI ini. Apabila sudah legal, mereka dilindungi undang2. Kalau tidak dibyr gaji dll, boleh dibawa ke pengadilan. Kalau illegal, bagaimana mahu mendapatkan hak2 kalau diri sendiri sudah salah di sisi undang2?

    Utk kes teroris, Msia sbnrnya tak mahu mencampuri masalah dalaman Indonesia. Seharusnya, Indonesia sendiri yg menangkap Azahari dan Nurdin sebab mereka berada di Indonesia. Kalau mereka di Msia, mungkin sudah lama dicekup. Masalah skrg ialah keberkesanan pihak Indonesia utk menangkap mereka.

    Berkenaan masalah pembalakan haram, tak mungkin kerajaan Malaysia berbuat begitu. Ini mungkin perbuatan sindiket haram yg memalsukan surat2 itu. Utk pengetahuan, kerajaan Malaysia baru saja mendenda beberapa syarikat malah sebuah badan kerajaan sendiri kerana merosakkan sebuah kawasan perhutanan di Selangor. Kenapa tidak didakwa saja pihak2 itu ke pengadilan dan lihat keputusannya?

    BalasPadam
  8. Bambang
    Untuk sahabaku di Indonesia & Malaysia

    Saya orang indonesia Pribumi
    Setelah membaca perdebatan kalian diatas mengenai kasus ambalat disini saya dapat menyimpulkan bahwa kita masing-masing pihak anak bangsa tidak mau bangsa kita dipersalahkan jadi saya sebagai orang indonesia dan putra bangsa walaupun bangsa ini seperti apa isinya saya tetap membela bangsa ini. Katanya malaysia negara islam, Hukumnya hukum islam tetapi mengapa hendak mencuri pulau. Negara kita biarpun miskin tetapi tidak pernah mencuri pulau paling-paling ngutang.


    Salam

    BalasPadam
  9. Assalamualaikum.... sahabat malaysia,
    saya rase kerajaan kite dah terlampau beri muka sangat kepada rakyat indonesia yang tidak tahu diuntung..... mereka disini bukan sekadar mencari rezeki tp turut mencuri, membunuh dah macam2 lagi...

    BalasPadam
  10. A'kum...apa khabar rakan bangsa senusaku...

    Hebat diperkatakan tentang isu ini. Dan seperti biasa satu pihak mengajak ke jalan damai... satu lagi mencari sengketa.

    Ada satu bangsa di nusantara ini... yang sememangnya sentiasa mahu pertumpahan darah... (tidak perlu disebut). Sedangkan Acheh juga ditagih darah... inikan dengan Malaysia.

    Bosan saya dengan satu bangsa ini. Namanya sahaja sebangsa... namun hati gelap semata.

    Cukuplah... cukuplah lumpur-lumpur yang terpalit.. usah ditambah lagi.
    Kita semua sebangsa... seagama.

    Sedang kita yang sebegini bersengketa... apa dapatnya. Kemusnahan merata-rata.. tangisan anak-anak yang merintih kerana kehilangan yang tersayang...

    Kita mundur... usah ditambah kemunduran itu.

    Kita susah... usah ditambah kesusahan itu.

    Ada apa pada cinta...
    Ada apa pada nama...
    Ada apa pada rupa...
    Kalau hanya bersengketa.

    Hidup manusia kerana nyawa.
    Hidup kaya kerana harta.
    Hidup kita kerana nusa
    Hidup nusa kerana jiwanya...

    Sekian... A'kum
    Anak Malaysia... msyawal_utm

    BalasPadam
  11. Coba anda bayangkan seandainya rumah dan harta benda anda saya ambil paksa dan saya klaim menjadi milik saya apakah reaksi anda ????
    Seorang manusia yang normal akan marah...pasti marah . Begitu juga jika tentara Malaysia mau merampok wilayah yang sudah tertulis undang undang internasional PBB tentang batas wilayah, tahun 1982. Itu sudah bukti otentik dan diakui dunia. Sebaiknya sebelum terjadi kekerasan pikirkan dulu niat anda. Tapi jika anda berangan angan ingin merebut kami siap.
    Saya rakyat Indonesia sipil siap perang. Apakah rakyat sipil Malaysia BERANI ???? saya tunggu .
    Ingat Indonesia berpengalaman perang 350 tahun dengan Belanda !!!!!!

    BalasPadam
  12. Dengar rakyat Malaysia,
    berani sekali kamu bilang perairan Ambalat milik mu,coba pikir dulu sebelum bertindak !.....
    Aku orang Indonesia tak akan gentar untuk mempertahankan NKRI.
    Aku suka kedamaian dari pada pertikaian.Ingat bangsa Malaysia sering menyakiti saudara ku yang menjadi TKI di Malaysia....
    cukup sudah masalah Ambalat milik Indonesia dan tidak ada sedikit pun kamu punya....
    Pokoknya sekali lagi merebut sejengkal tanah airku maka tak tanggung-tanggung aku membela sang Merah-Putih.sampai titik penghabisan.....

    BalasPadam
  13. Sebenarnya pangkal masalahnya cuman pada statement: "malaysia klaim blok ambalat sebagai wilayahnya"
    Kalo dipikir, maksud malay itu apa sih??? Udah nyaplok sipadan n ligitan masih aja kurang?
    Wajar aja bila reaksi rakyat Indonesia terbakar oleh statement itu, sudah banyak darah Pahlawan Indonesia yg gugur dlm merebut maupun mempertahankan kedaulatan NKRI dimasa lalu, jangan sia-siakan pengorbanan itu wahai rakyat Indonesia, marilah kita bersatu tuk mempertahankan NKRI .
    Untuk nak malay, tidak mungkin akibat yg timbul tidak ada sebabnya, slogan anti malay maupun ganyang malay salah satu wujud akibat dari beberapa sebab yg terlalu panjang untuk disebutkan disini (diantaranya sudah disebutkan oleh kawan-kawan dimilis). Kita sudah kenyang dibohongi maupun dizolimi oleh bangsa malay, namun untuk masalah yg satu ini, kami tidak akan biarkan terjadi.......Merdeka!!!!!

    BalasPadam
  14. Indonesian anonymous....

    Persoalannya mudah, jika warga RI merasakan tertindas di bumi Malaysia, usah bekerja di Malaysia. Ganyang Malaysia 1 (1963-1966) anda tumpas secara official. Ingatlah, andai kata kami bersetuju dengan strategi Britain ditahun 1964, Jakarta pasti menjadi Berlin 1944. Tetapi kita masih rasional sebab kita tahu, Bung Karno itu "war monger". Apa faedahnya melaksanakan aerial bombing ke atas Jakarta semata-mata atas faktor Bung Karno. Yang merana adalah warga Indonesia. Bung Karno enak sahaja brsembunyi. Itu jika konfrontasi pertama meletus ditahap kedua. Alhamdulillah munculnya Pak Harto. 350 tahun bertempur....yeah right!!! Apabila tsunami melanda, pemerintah Indonesia gagal melaksanakan tanggungjawab sosialnya terhadap warga sendiri... Inikan hendak berperang. Timor Timur dan Irian Barat adalah koloni yang pertahanannya teramat minimal. Jangan kata 1 division AD, 1 platun "security guard" pun boleh menang. Kami berpegang teguh dengan satu prinsip: "Do not disrespect your enemy but at the same time do not fear them". Saya bukan pencinta damai mahupun perang, jika TNI berserta rakyat RI inginkan perang, Angkatan Tentera Malaysia berserta segenap rakyatnya sedia menanti. Kata pepatah American: "The ball is in your court". End of story.

    BalasPadam
  15. Apa-apa pun peperangan akan menghancurkan keduanya. Kami org malaysia amat menghormati undang-undang. kami dididik sejak dari kecil untuk cintakan kedamaian dan menghormati suara majoriti walaupun tidak puas hati secara individu. jika kalian org indonesia mengatakan hak milik kalian spt pulau ligitan dan sipadan kalian punya, undang-2 tribunal antarabangsa telah memutuskannya. kami juga telah terlepas pulau batu putih di tangan singapura yang maha terang lagi maha jelas kedudukannya 3 kali lebih rapat dengan perairan malaysia. kami tidak pula marah dan membuat demon atas perkara itu. kami faham org-org bijak pandai dari golongan yang mengadilinya dipihak tribunal antarabangsa telah meniliti dan mempunyai dokumen selengkapnya serta mempunya nas-nas tertentu untuk membuat keputusan. apa-apa pun bagi saya ambalat yang menjadi pertindihan adalah kawasan laut dan bukan pulau idaman seperti ligitan dan sipadan. kami memenanginya dengan cara terhormat dan munasabah. org indonesia harus pandai dan tahu menghormati undang-undang jika mahu berjaya. jangan terpengaruh dengan anasir jahat yang mahu menghancurkan keduanya. ada negara di asia tenggara ini mahu melihat kekuatan tentera malaysia dan indonesia. dengan terjadinya peperangan malaysia dan indonesia maka kekuatan serta strategi keduanya dapat nilai oleh mereka yang mana mereka akan menggunakkan untuk merampas tanah kita. tahukah anda ada dikalangan dinegara asia tenggara ini sedang dahagakan tanah untuk meletakkan rakyatnya yang banyak?. menggunakkan khidmat israel untuk taktik peperangan dinegaranya serta meletakkan pusat ketenteraan diluar negaranya jika apa-apa terjadi padanya?.

    org indonesia secara majoritinya telah lama hidup agak sukar dan bertambah sukar dengan terjadinya peperangan. majoroti kita rakyat malaysia pula telah lama dimanjakan oleh kerajaan dgn segala bantuan kehidupan seharian.

    Wahai indonesia saya tahu anda mendapatkan kemerdekaan dengan pertumpahan darah dan kami lebih gemar ke meja rundingan dimana kedua-duanya mendapat faedah. anda harus tahu secara majoriti asal nenek moyang kami berasal dari tempat anda. berperang dengan kamu ibarat meludah ke langit dimana kami juga yang akan kerugian secara mutlak. hindarilah ia dan mari kita bawa apa-apa masaalah ke meja rundingan. saya amat bersedih dengan cara indonesia membawa isu ini. sedangkan kami hanya diam membisu dan tidak mahu perkara ini diperbesar-besarkan.

    BalasPadam
  16. Saudara2 sekalian,

    Kenapa kita harus berdiam diri apabila jiran "serumpun" kita mengapi-apikan sentimen anti-Malaysia. Kenapa harus kita warga Malaysia bersifat "double standard" apabila berhadapan dengan isu "negara asia tenggara sahabat Israel" yakni Singapura. Dalam isu Pulau Batu Putih, pernahkah kita melihat atau mendengar warga Singapura melaungkan slogan anti-Malaysia atau menghina bendera kita? Kenapa harus kita berdendam dengan Singapura sedangkan Indonesia terang-terangan menyerang kita di tahun 60-an. Perpisahan kita dengan Singapura adalah atas dasar persetujuan bersama tetapi Indonesia bertindak biadap dalam cubaan merampas Sabah dan Sarawak melalui saluran perang. Bukan setakat itu, lupakah kita penyusupan payung terjun TNI di Johor?

    Saya menghormati saudara2 kita di Indonesia yang tidak terjebak dalam kancah emosional "Ganyang Malaysia 2" yang terang-terangan dipelopori ahli2 politik dari DPR. Bukan niat saya memperlekehkan bangsa Indonesia tetapi pada pandangan saya; akibat sifat terlalu taksub dan emosional majoriti bangsa Indonesia adalah punca kemunduran negara Indonesia berbanding jiran tetangganya. Apabila seseorang itu taksub dan bertindak mengikut emosi, hilanglah pertimbangan rasional dan butalah matanya dari melihat risiko yang bakal ditanggung. Apabila berada dalam kerugian, mulalah menuding jari menyalahkan orang lain sedangkan dirinya sendiri yang memperlakukan tindakan kurang cerdik.

    Nasionalisme dan patriotime rakyat Malaysia tidak diperlihatkan melalui aksi biadap dan kebinatangan. Patriotisme kita tampak menerusi kejayaan kita menuju era pembangunan yang jauh lebih pesat berbanding negara2 Islam yang lain. Malaysia dengan jumlah penduduk yang jumlahnya 10 kali ganda kecil berbanding Indonesia dengan sumber kekayaan alam yang jauh lebih kurang, mempunyai taraf hidup yang jauh tinggi berbanding majoriti rakyat Indonesia. Mengapa ini terjadi? Jawapannya mudah, kita berfikir secara rasional sebelum membuat apa2 keputusan berkenaan masa depan negara kita. Kita tidak dibendung emosi.

    Jika difikirkan lebih mendalam, jumlah bangsa Indonesia yang berpendidikan universiti jauh lebih tinggi berbanding dengan negara kita. Malangnya "pool of knowledge" ini tidak digunakan sebaik mungkin. Lihatlah warga DPR Indonesia, berapa ramai yang berkelulusan PhD dan Ir. Bagaimana mereka hendak merangka dasar pembangunan negara apabila mereka sentiasa bertindak mengikut emosi dan kepentingan sendiri. Ya..mereka inilah yang mengapi-apikan sentimen kebencian dikalangan majoriti golongan bawahan.

    Tindak-tanduk hacker2 Indonesia sebenarnya membuktikan pengamatan saya. Apa yang hendak dibuktikan mereka? Jika benar2 handal dalam arena IT, tulislah kod untuk aplikasi yang boleh mendatangkan keuntungan. Kita di Malaysia menggunakan kepakaran kita dalam bidang perkomputeran untuk mendatangkan hasil kewangan. Di Indonesia nampaknya warga mereka lebih cenderung menggunakan kepakaran itu untuk meluahkan perasaan. Jangankan satu sen, 0.01 Rupiah pun tak dapat bayaran. Bagaimana hendak bersaing dengan bangsa lain kalau begitu. Sampai kiamat pun masih berada ditakuk lama. Salah siapa?

    BalasPadam
  17. bukan nak cakap..kalau diikutkan..banyak jugak kes jenayah yan didalangi dek bangsa Indonesia..tetapi tak dak pun kita memprotes..kenapa pihak Bangsa Indonesia nie tidak dapat mengerti..isu ini disesasikan dek pihak media massa yang sebenarnya mempunyai agenda yang tersendiri,adakah kita belum sedar bhw nusantara nie la antara kawasan yg mempunyai penduduk Islam,padahal sorrounding kita nie merupakan negara yang bukan Islam,kita juga dapat melihat Us mempunyai Naval based di Filipina kan ini akan mengundang campur tangan asing..dan akhirnya siapa yang rugi.Adakah pihak Bangsa ku tidak mempunyai semangat patriotik utk membela negara..tetapi benda nie dapat diselesaikan dengan rundinan kenapa perlu peperangan..yg akan merugikan kedua-dua negara..perlu diingat Bangsa Melayu juga pernah berjuang untuk kemerdekaan Malaysia...kita dari rumpun yg sama ..biar ikut resmi "buluh" makin kita merumpun makin kita kuat.

    BalasPadam
  18. I post this in an another blog but it is relevant here too

    Pak Dubes (!!? indon suka sangat singkat2, tu yang jadi otak singkat!) Rusdihardjo adalah orang - orang yang rasional sama rasional dengan anak-anak Kapal DiRaja Kerambit. rasional dalam membuat "strategic withdrawal", lawan mulut tak sama dengan lawan senjata, brother... menurut kata Pak Rusdihardjo polis pensiunan lagi "Hungry people are Angry People, Angry People make stupid mistakes, such as burning flags .. or demonstrate .. or w**k in the street or go s**k some c**ks" ataupun lebih kurang macam tu lah.. jadinya bagilah dia orang makan dulu, puas-puas ... baru rasional bang..

    Well, if you are not happy, then go to the courts. We will develop ND6 & ND7 in such a way that everybody will win, more opportunities, more jobs, more economic activities, more spin-offs so much so that you can come over here and WORK! JUST SHUP UP AND WORK!! If you dont look for work then your mind will be empty and your stomach empty. something else will come in, for further information see Pak Rusdihardjojo's comments.

    It was noted somewhere that this block was awarded to eni and unocal back in Sept 99. why was'nt there any activities since then? nak tungggu 2099??? It is because the oil companies themselves are not sure whether it is legitimate to do any activities in that field!

    "Ini betul ke Pertamina bagi kat aku ni? Betulke? macam something wrong? pasal apa dia bagi block ni, ini macam kawasan orang lain jerr, rasa - rasa macam pernah ku liat ini,, tapi dimana yaaaa" "iyaa dechh tapi in khann ini di dalam peta Malaysia !!!" "Kelakar bangetttt niihhhh"

    so eni & unocal duduk diam-diam brother ...tak buat apapun..

    kalau lu dapat pun, siapa yang untung? i bet tak sampai pun pada engkorang... sekelumit saja yang diatas tu yang dapat, yang dah kaya makin kaya, yang bodoh pi la buat restoren nasi padang kat paris ...lepas tu boleh buat filem bodo..tah apa-apa tah

    Apa? pekerja indon tak dapat gaji kerja di sini? WOOOIII!!! SEDAR KE TAK SEDAR LAGI!!! yang tipu pekerja indonesia illegal itu adalah agen indonesia yang illegal juga! Bangsa indonesia juga yang menipu diri sendiri!

    Yang ada kerja di sini, ehh ramai yang rajin yang resourceful seperti jual anak orang dan menyamun, merompak merogol dan lain-lain lagi..

    Illegal logging? dengan permission siapa yang boleh buat "illegal" logging tuuu... dengan wakil pemerintah indon jugaakk lahhh, "bayar sajalahh paaakkk, bisa di atur-aturrrrrr"

    Terang bulan lagu indon? Hello? tolong sikit asal lagu Itu lagu French, We are so classy people that our anthem is made en France. kelasi indon yang tak tau dengar dan pekak je yang pickup lagu tuu tau?

    Sesama engkorang sendiri pun lanyak juga .. habis disedut bumi aceh tu pun nak ditekan lagi , kami yang datang nak tolong pun kena beri "bayaran" .. imagine that you have to bribe first before you want to help .. Only in Negara Kesatuan Repablik Indonesia...


    Sakit hati? .. telan paracetamol yaa paak, fikir dengan rasional .. sakit hati lagi? tak payah la datang ke sini.. kami tak mau pun..



    Pak Ngah Kampung Ulu Beranang

    BalasPadam
  19. Pak Ngah dan rekan2 Malaysia yth.,
    Bila saya cermati sebetulnya kedua pihak adalah patriot bangsa masing2. Karena ini sudah menjadi urusan kedua pemerintah, biarkanlah mereka yg menyelesaikan. Kita rakyat cukup menunggu hasil dan keputusan pimpinan kita masing2.

    Untuk pembakaran bendera dan teriakan ganyang Malaysia, banyak kami orang Indonesia yg tidak setuju. Saudara2 Malaysian harus ingat, Indonesia memiliki penduduk lebih dr 200 juta dan sangat beragam manusianya. Gerakan 1.000.000 orang pun tidak mewakili yg 200 juta ini. Apalagi mereka jumlahnya hanya ratusan atau paling banyak seribuan.. Jadi tolonglah jangan menyamaratakan seluruh rakyat Indonesia karena tindakan sedikit orang tadi.

    Terimakasih saya ucapkan sebagai pribadi akan penerimaan Malaysia terhadap saudara2 saya TKI di sana. Merekapun jumlahnya ribuan kalau 100 bikin rusuh tolong jangan disalahkan yg lain. Terimakasih saya untuk telah bersikap ramah pada mereka.

    Khusus untuk Pak Ngah, dari gaya bahasa Bapak kiranya bukanlah anak kecil lagi.. seharusnya Pak Ngah bisa lebih bijak menyikapi masalah ini, bukan turut mencaci maki dan mengobarkan kata2 permusuhan.

    Mohon maaf bila ada kata yg salah ucap baik pada rekan Malaysia dan juga Indonesia...

    BalasPadam
  20. Assalamualaikum..
    Terus terang saya tak habis fikir. Saya fikir Malaysia adalah negara tetangga sekaligus negara sahabat serumpun dengan Indonesia tapi lihatlah kasus Ligitan-Sipadan dan sekarang Ambalat. Malaysia tak lebih dari sebuah negara yang rakus, serakah dan menghalalkan segala macam cara untuk memperoleh keuntungan. Seruan Ganyang Malaysia jelas bukanlah sesuatu yang gelap mata, emosional apalagi nasionalisme sempit. Seruan Ganyang Malaysia juga bukan kelaparan akibat korupsi di Era Soeharto. Seseorang yang Intelek tidak akan terus terpaku pada masa lampau tapi selalu melihat ke depan apa yang bisa diperbaiki dan diraih. Oke, Ligitan-Sipadan sudah berlalu tetapi saya tidak ingin kecolongan dua kali. Jika Malaysia merasa bersahabat dengan Indonesia, tidaklah pantas mengklaim Ambalat (yang jelas-jelas milik Indonesia) sebagai wilayahnya. Tidak perlu ada perundingan karena Ambalat jelas-jelas masuk wilayah kedaulatan NKRI. Pengakuan Malaysia atas Ambalat yang hanya berdasar atas gambar yang dibuatnya sendiri dgn garis pantai sejauh 70mil (Nautical Miles) dari Ligitan-Sipadan jelas bukan atas pengakuan internasional. Begitu pula dengan Ambalat. Ingat, Malaysia bukanlah negara kepulauan tapi hanya negara pantai. Jika Malaysia terus merongrong kedaulatan NKRI, maka saya akan berada di baris terdepan membela Tanah Air Tercinta NKRI sebagai wujud jihad seorang muslim membela kebenaran.
    Wassalamualaikum

    BalasPadam
  21. soal ambalat dan sipadan adalah dua perkara yang berbeza.. bagaimana rakyat indon menyatakan sipadan itu milik mereka??? mana bukti..??? setahu saya orang indon ini bangsa yang tidak pakai otak.. liat komen orang indon yang mau membunuh rakyat malaysia..ha dia fikir di malaysia tidak ada rakyat indonesia? goblok! ada ratusan ribu rakyat indon yang mesti di bunuh sekiranya perang indon malaysia tercetus... ataupun pendatang haram indon boleh digunakan oleh tentera malaysia sebagai peresai manusia biar tni tembak tki..mampu ke tentera indonesia berdepan dengan tentera malaysia? setahu saya kelengkapan perang indon sebahagian di beli dari malaysia.. kerana udah tidak di pakai oleh ATM ...disebab kan teknologinya terbelakang

    BalasPadam
  22. Bapaku jawa dan ibuku org sumatera dan aku org malaysia, namun tindakan kalian org indon membakar bendera negaraku (jalur gemilang) tidak dapat aku terima sama sekali, sering aku pulang ke kampung bapaku disana tidak pernah sama sekali aku terpikirkan kalian mempunyai sifat tidak berakal dan penuh emosional. sedarkah kalian wahai org indon bahawa kalian mempunyai masaalah sempadan dengan negara tetangga kalian sendiri. pernah aku membaca akhbar kalian bahawa kalian mempunyai masaalah sempadan dengan negara seperti Thailand, MALAYSIA, Brunei, Yang terbaru Timor Leste, India, Singapore, Papua New Guinie dan beberapa negara yang saya tidak ingat lagi, Ini menampakkan anda mempunya satu sifat dinamakan "tamak wilayah". Jika tidak masakkan kalian bergaduh dengan hampir semua tetangga kalian. Kami di Malaysia mempunyai tetangga yang tidak pernah mempunyai masaalah sempadan kecuali anda, pernah satu ketika dahulu dengan Singapore (itu pun dikeranakan jarak negara kami dengan pulau tersebut 3 kali lebih rapat dengan Malaysia) tapi sayangnya kami kalah diatas keputusan mahkamah antarabangsa. kami akur dan amat menghormati keputusan itu walaupun pahit untuk ditelan. Saya fikir jika anda ditempat kami saya anda telah pun melancarkan perang terhadap negara itu. Buat pengetahuan anda kami langsung tidak mempunyai masaalah dengan dengan Singapore (telah selesai), Thailand dan Brunei (kecuali anda). Kami tidak "tamak wilayah" sebagaimana yang anda katakan. Seperti yang dikatakan oleh PM kami, bahawa kami langsung tidak berminat untuk mengambil tanah anda walau seinci pun. hak kamu adalah hak kamu dan hak kami adalah hak kami - kami tetap akan mempertahankan hak kami. Apa gunanya mengambil tanah org. Jadi siapa yang tamak sebenarnya??. Kami tidak pernah memandang rendah pada kamu, malah kami amat menghormati kalian sebagai manusia seperti kami adanya, namun segelintir dari kamu (membakar bendera kami malah ada yang membakar gambar Siti Nurhaliza) apakah kaitannya dengan Siti dengan Ambalat?. Tindakan anda berbuat demikian menyebabkan tanggapan negatif kami pada anda semakin mendalam. Jika diikutkan hati saya yang amat marah dan tidak berfikir panjang, mahu rasanya sang merah putih anda saya bakar didepan kedutaan anda di KL. Saya amat menyanjung wakil duta (Rusdi Rahardjo) anda di KL yang mana meminta maaf yang amat mendalam dan penuh emosional dengan insiden yang berlaku. beliau telah memilih air dari minyak untuk mententeramkan perasaan kami jika tidak entahlah. kami juga manusia dan perassan marah anda ada juga pada kami. Bayangkan jika bendera anda dipijak dan dibakar org, apakah perasaan anda? pernahkah anda terfikir, walaupun kami diam dan jauh disudut hati kami masing-2 menahan amarah yang tidak terbendung lagi. kami negara berdaulat dan merdeka. perbuatan anda kali kedua ini (sebelum ini diera Dr.M) seakan memancing kesabaran kami. Memang wilayah kami kecil dibandingkn dengan anda tapi pernahkah kalian pandang betapa kecilnya negara haram Israel dilautan wilayah Arab namun arab cukup takut dengannya? apa yang dilakukan pada Paletin seakan mereka buat-2 tak nampak. negara kecil zaman dahulu amat berbeza dengan zaman sekarang. Pernahkah kalian dengar Dr.M (perdana menteri Malaysia) berkata negara yang kuat adalah negara yang dapat membunuh seramai mungkin dengan satu senjata?. Rakyat yang banyak mempunyai masaalah yang banyak di medan peperangan, Kecil tidak semestinya lemah. Akal, senjata dan strategi menjadi ukuran. Jika negara anda kuat dan mempunyai rakyat yang bijak pandai anda masih tidak dapat menangkap Dr. Azahari (pengebom yang di kehendaki pemerintah RI) seorang pensyarah warganegara Malaysia (dlm bahasa Indon DOSEN) - Seorang pensyarah pun tak dapat kalian jejaki apalagi kami menghantar intel kami kesana. Ingatlah wahai bangsa bapaku (org Indon) banyak lagi yang perlu kamu "improvekan" jika mahu berjaya dinusantara ini. jangan terlalu berbangga dengan Bung Karno kamu , eranya telah berlalu. Jika tidak budi baik kami PM tengku Abdul Rahman, Jakarta sama nasibnya dengan Hiroshima dan Nagasaki. Terima kasih...
    Apa yang saya nyatakan disini adalah satu peringatan dan pendapat yang boleh disangkal terima kasih...

    BalasPadam
  23. Assalamualaikum….
    Disini saya ada berita yg agak terkini.Baru2 ni, di kawasan rebutan minyak kita dgn indon (berhampiran Sabah-Ambalat), telah dicerobohi oleh navy indon.TLDM kita telah hantar sebuah kapal perang… dan TNI-AL telah membalas dgn menghantar 5 buah kapal perangnya.Dari sini kita nampak begitu ghairahnya sekali kerajaan Indonesia ini.Saya dapat berita ni dari sepupu saya yg bekerja di TLDM. Okey tu cerita yg pertama, dan cerita yg kedua adalah dari saya sendiri. Dunia saya juga berkaitan dgn laut,sebagai pegawai kanan saya juga banyak bertemu dgn orang2 asing termasuklah rakan2 dari Indonesia.Mengikut rakan saya ini, disalah-satu pelabuhan (malah kebanyakkannya) Indonesia dikuasai oleh kongsi2 gelap yg berurusan dgn jual beli minyak dari kapal ke darat secara haram.Dijadikan cerita,suatu hari tu kapal navy indon ni ada menahan sebuah bot salah seorang dari kongsi gelap tadi.Rakan kongsi gelap yg lain telah menghantar sebuah tug bot (bot tunda) yg panjangnya cuma dlm 10meter berbanding dgn kapal navy indon yg panjang dan lebarnya berkali ganda dari tug boat tadi. Akhirnya mereka bertemu dihujung kuala,tug bot tadi dgn nekad telah melanggar kapal navy indon dan telah sebabkan kapal navy tadi tenggelam kerana mengalami kerosakan yg besar.Kisah benar ini terjadi dlm 3/4 tahun yg lepas. Kesimpulannya,setelah dikaitkan kedua2 cerita diatas tadi, kita dapat rumuskan yg TNI-AL serta kerajaan Indonesia terlalu ghairah dan ekstrim malah boleh dikatakan tidak sedarkan diri (cermin2lah dulu diri tu) dalam mengambil tindakan keatas isu minyak ni.Tahap pemikiran mereka sangat sempit,bayangkanlah jika sebuah bot tunda pun boleh tenggelamkan navy mereka… apatah lagi navy kita yg lengkap dgn persenjataan terkini termasuk EXECOT senang2 je nak tenggelamkan kapal navy mereka.Bukan setakat sebiji malah kelima-lima biji sekaligus!!! Wahai warga Negara Indonesia mengapalah sikap anda kebanyakkannya seperti budak2? Baik bagi penyokong badmintonnya…. bolanya… dan terutamanya dalam kes minyak ni.Sedarkah kamu wahai warga Indon, siapakah yg banyak dan yg paling terawal sekali menghulurkan bantuan Tsunami kepada Aceh? Siapakah yg dulunya banyak memberi peluang pekerjaan kepada warga negara kamu? Malaysia jugalah yg bersusah-payah menolong.Bukan mengungkit tapi sedikit berkecil hati.Kamu memang muka yg tak tahu malu! Umpama beruk yg diberikan sekuntum bunga..tak tahu menghargai langsung! Cerminlah dulu diri tu sebelum mengambil sebarang tindakan. Hapuskan dulu samseng2 laut,lanun2 laut,kongsi2 gelap laut kamu tu! Sebelum ada hati nak berperang.”Kalau kail panjang sejengkal,jangan laut dalam hendak diduga”.Akhirkata, tak payahlah nak berperang…. Menang jadi arang,kalah jadi abu!!!!
    Wassalam….

    BalasPadam
  24. bapa saya terlibat dalam konfrontasi malaysia - indonesia (ganyang malaysia) dizaman pemerintahan Soekarno. Cerita ini berkisar semasa ayah saya (semasa muda remaja) bertugas sebagai angota TLDM pada tahun dan ketika itu. TLDM kita waktu tuh sedang bersiap sedia menjaga perairan negara untuk menentang pencerobohan tentera indonesia dengan slogan ganyangnya yang diketuai oleh kapten mat salleh. selama beberapa hari dilautan selat melaka maka TLDM kita telah bertembung dengan TNI-AL yang terlajak sedikit masuk ke perairan negara dan terus mengejar mereka sehingga mereka tidak sempat masuk kembali ke zon laut mereka sendiri. dengan meriam buatan "made in england" mengacu tepat kepada kapal tersebut maka kapal TNI-AL ini tidak dapat berbuat apa-apa melainkan duduk membisu sehingga anggota TLDM kita sampai untuk memeriksa mereka, setelah digeledah satu kapal maka terjumpalah berbagai peralatan perang yang agak usang untuk digunakkan diwaktu itu untuk tujuan peperangan. ayah saya pada ketika itu merupakan marine engineer bahagaian enjin. maka ayah saya juga diberi tugas oleh mat salleh tadi untuk memeriksa bahagian enjin, tanpa membuang masa ayah saya terpaksa mengikut perintah org putih tuh. nak dijadikan cerita bila masuk ke bahagian enjin kapal TNI-AL nie, dia dapati kebanyakkan peralatan enjin mereka terpaksa diikat dengan getah tayar basikal, daif dan tidak dijaga seperti sepatutnya (jangan hairan kalau cita-2 bung Karno ini gagal) kebanyakkan barang mereka juga adalah usang dan tidak sesuai sama sekali untuk peperangan hatta tidak juga sesuai untuk mengejar lanun sekalipun. Dengan hanya seorang mechanic didalamnya dan setelah ayah saya bertanya dengan mechanic tersebut ia mengatakan kapal mereka dalam keadaan yang tidak stabil, jika dipandu terlalu laju boleh menyebabkan enjin kapal ini "terkoyak" besar. Dengan ehsan tentera yang majoritinya melayu yang berketurunan Indonesia juga terpaksa melepaskan tentera ini pergi "let go" begitu sahaja memandangkan kapal mereka tidak mengancam kedaulatan kita sama sekali. berbalik cerita mengenai bot tunda yang melanggar kapal TNI-AL terus terbalik lalu tenggelam umpama kisahnya tidak masuk akal namun setelah dihalusi lagi kemungkinan kapal ini tidak dijaga sesempurnanya. ini kerana negara indonesia mengamalkan rasuah yang tidak terkontrol dan telah menjadi darah daging bangsa Indon ini sendiri, maintainance sebuah kapal termasuk alatan perangnya serta alatan elektroniknya memakan belanja yang sangat besar dan melampau. bagi satu alat pengesan radar boleh memakan sehingga RM80,000 hingga RM100,000. bagi sebuah enjin tidak termasuk senjata berat memakan belanja yang amat banyak juga. bayangkan jika negara indonesia menjaganya, sudah tentu dipihak mereka juga terpaksa berbelanja besar untuk me-maintainkannya. Umpamanya jika pemerintah Indonesia mengeluarkan tender bagi satu pembaikan kapalnya. wang yang disalur tadi mungkin belum sampai kepembaikan telah diagih-agihkan kepada penerima-penerima rasuah dikalangan anggota tenteranya yang berpangkat tinggi dan mungkin kepada kontraktor dan subkontraktornya. maka yang sampai ke kapal mereka adalah getah basikal sebagai penyambung paipnya yang bocor. tidak menghairankan hanya kapal tunda sahaja boleh menterbalikkan kapal TNI-AL ini. dah lah majoriti kapalnya yang banyak itu dibeli dari German berskala besar-besaran (second hand) semasa perang dunia kedua dahulu. malah ada yang tenggelam tanpa sebab semasa di-era pemerintahan Prof. Habibie. menjawab jugak panglima mereka pada masa tuh. wahai saudara ku org Malaysia buat pengetahuan anda kita hanya menghantar kapal perang disana hanya dua buah itupun satu adalah KD Sabah (peninjau) dan sebuah lagi kapal perang buatan Itali untuk dijual khusus kepada Iraq dahulu. namun US telah menyekat penjualan tersebut kepada Iraq dan telah menjual kepada Malaysia sebagai ganti. Untuk pengetahuan suadara se-tanah airku. Kapal ini tidak boleh dipanggil destroyer disebabkan banyak negara tetangga kurang senang kalau kita memilikinya (terutama Singapore). tetapi setelah dikaji kapal ini dapat menenggelamkan kapal Nimitz (kapal induk US) kurang dari 10 minit jika kapal tersebut tidak menyerang balas (kalau dier balas balik lain cerita). jangan risau wahai saudaraku. perang tidakkan terjadi ini kerana kerajaan kita bertindak bijak dan mengunakkan akal untuk menghadapi bangsa yang cepat melatah ini. kita menghadapi bangsa indon bukannya negara Singapore. Kalau singapore tuh lain skit. Peralatan hadiah israel sahaja tidak dapat kita tandingi. peralatan perangnya yang terlampau hebatnya saja mungkin kita melalui jalan sukar untuk berdepan dengan mereka (face-by face). walau apa pun kita telah dianugrahkan persediaan pertahanan kedua terkuat di ASEAN - melalui "defence new york journal". Nombor satu? paham-paham sudahlah. sebuah negara kecil-kecil cili padi. Terima kasih

    BalasPadam
  25. COBA ANDA BACA ARTIKEL DI BAWAH INI.

    Kami Merasa di Kampung Sendiri”

    Kompas/m nasir

    BANYAK tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sudah tak merasa tinggal di negeri orang. Ungkapan perasaan “seperti di kampung sendiri”-seperti dikatakan Munir, TKI yang kini bekerja sebagai sopir taksi-membuat para TKI bertingkah laku semaunya, seperti di kampung sendiri.
    Ketika berada di samping Gedung Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur sekitar 45 menit bulan Mei lalu, Kompas menyaksikan perkelahian antar-TKI. Perkelahian itu berhenti setelah datang seorang petugas keamanan berpakaian preman. Petugas itu langsung menodongkan senjata api ke arah dua pria Indonesia yang berkelahi.

    Saat mereka saling adu banting di bawah pohon, teman-temannya mencoba melerai, tetapi kedua pria itu tak menggubris. Perkelahian bahkan semakin seru, sehingga telepon genggam salah seorang pelaku terlempar dan tidak ditemukan lagi.

    Sebagai gambaran, telepon genggam bagi TKI Malaysia bukan barang mewah. Barang yang dimiliki orang tertentu di Indonesia itu dimiliki TKI, bagaikan mainan anak-anak. TKI Malaysia umumnya menenteng telepon genggam untuk hubungan antarkawan, antarrelasi, dan kadang-kadang untuk menerima panggilan dari majikan. Pernah persoalan telepon genggam memicu perkelahian massal antaretnis TKI di Malaysia.

    Sebelumnya, dua kelompok etnis Indonesia yang bekerja di Malaysia terlibat tawuran di Taman Mawar, Salak Tinggi, dekat Sepang, sehingga mene-waskan tiga orang rekannya. Persoalannya sangat sepele, yakni main tebak-tebakan di rumah kontrakan saat waktu senggang.

    Serangkaian keonaran yang dilakukan TKI membuat Inspektur Jenderal Polisi Malaysia terpaksa mengeluarkan peringatan keras terhadap pekerja asing agar selalu mematuhi hukum setempat. Operasi besar-besaran terhadap TKI pun dilakukan.

    KEBERADAAN TKI di Malaysia memang tampak paling “terserap” ke dalam kesatuan bangsa Melayu (Malaysia). Jumlah TKI yang pasti semakin tidak diketahui jelas, mengingat raut muka dan warna kulit tidak jauh berbeda dari penduduk asli. Untuk mengetahui apakah orang itu Indonesia atau bukan, polisi perlu memeriksa identitas orang yang bersangkutan.

    Ini berbeda dengan pendatang dari negeri Cina dan India atau Pakistan, di mana keberadaan mereka secara fisik berbeda dengan pribumi Malaysia. Tanpa memeriksa kartu identitas mereka bisa diketahui dari Cina, India, atau Pakistan. Itu sebabnya, keberadaan orang Indonesia di Malaysia sulit dipantau.

    Para pekerja dari Indonesia banyak yang merasa punya hak yang sama dengan pribumi Malaysia, meskipun pemerintah Malaysia membatasi pekerjaan orang asing, termasuk Indonesia. Dengan kesamaan fisik dan warna kulit serta kemiripan bahasa, dalam hal pekerjaan banyak yang melakukan penyimpangan dari ketentuan yang ditetapkan pemerintah Malaysia.

    Misalnya saja, TKI-terutama yang berasal dari Medan, banyak yang bekerja di luar sektor yang ditetapkan pemerintah Malaysia, yaitu perkebunan, konstruksi, kilang, dan pembantu rumah tangga. Mereka lebih memilih berjualan makanan, menjual pakaian secara kredit, dan menjadi tukang sol sepatu.

    Maka dari itu, hampir semua sektor lapangan kerja di Malaysia sekarang dimasuki putra-putri Indonesia, dengan cara legal maupun tidak. Jika Anda punya kesempatan berkunjung ke Malaysia, jangan khawatir untuk tidak bisa menemui orang-orang Indonesia.

    Orang kita, khususnya TKI, sekarang tersebar di seluruh pelosok Malaysia. Mereka bekerja di ladang-ladang perkebunan, tempat hiburan, penyapu jalan, bahkan penjaga toilet pusat perbelanjaan terbesar di Kuala Lumpur pun orang Indonesia.

    Pertama memang ada kesulitan untuk membedakan mana orang Indonesia dan yang mana orang Malaysia, karena kedua bangsa yang sama-sama orang Melayu ini tidak mempunyai banyak perbedaan, baik warna kulit maupun bentuk tubuhnya. Akan tetapi, setelah lama tinggal di Malaysia, kita akan bisa membedakan.

    “Orang Malaysia itu kulitnya agak halus. Orangnya manja dan tidak mungkin mau bekerja di tempat kasar seperti di bangunan dan penyapu jalan,” kata Munir yang sudah menetap lama di Kuala Lumpur. Munir lebih suka menyebut “malas” untuk orang Malaysia. Kata “malas” dipelesetkan dari “Malays”.

    “Saya jengkel disebut orang ‘Indon’ (maksudnya orang Indonesia-Red). Saya balas mereka dengan panggilan orang ‘malas’. Memang malas sih,” kata Munir.

    Di Malaysia, pribumi tidak perlu memegang pekerjaan kasar. Lowongan kerja di kantor selalu ada dan siap menerima mereka kapan saja, tanpa harus membayar suap-dengan dalih apa pun. Apalagi mereka yang berpendidikan dan punya keterampilan, pekerjaan selalu menanti.

    Karena itu dari segi pekerjaan bisa dijadikan alat pembeda, mana orang Malaysia dan mana tenaga kerja asing. Kompas yang menelusuri semenanjung Malaysia, dan singgah di tempat-tempat pekerjaan kasar, selalu mendapati TKI yang sedang bekerja.

    TKI sangat mudah dicari. Kalau ada proyek bangunan-apalagi bangunan bertingkat-mampirlah, di antara pekerja itu dapat dipastikan ada orang Indonesia. Bahkan kadang-kadang seluruhnya adalah TKI.

    Lalu, kalau ada perkebunan kelapa sawit, di berbagai negeri bagian Malaysia, masuk saja jika ingin bertemu dengan TKI. Di situ pasti ada TKI bekerja. Akan tetapi, jangan kaget, mereka itu bekerja di hutan kelapa sawit. Tugasnya, memotong buah kelapa sawit yang masih menempel di pohon.

    “Pekerjaan ini dirasakan paling berat. Dengan galah yang pada ujungnya diikatkan arit, segerombolan buah kelapa sawit yang berwarna kemerah-merahan itu dipotong. Karena pekerjaan ini berat, maka diserahkan kepada TKI,” kata Sumardi, asal Banyuwangi, Jawa Timur.

    Bagitu pula, kalau sedang berjalan-jalan di jantung kota Kuala Lumpur, ada penyapu jalan, baik pria maupun wanita, mereka itu sebagian adalah TKI. Mereka umumnya berseragam penyapu. Upah mereka lebih besar dibanding gaji pengawai negeri di Indonesia.

    “Gaji saya 700 ringgit perbulan. Kalau dirupiahkan paling sedikit Rp 1,5 juta juta lah,” kata Sofiah (36), asal Jombang, Jawa Timur, yang ditemui Kompas ketika tengah menyapu jalan di taman di kawasan Jl Bintang, Kuala Lumpur.

    Setelah menyusuri jalan-jalan yang terdapat penyapu jalan asal Indonesia, Kompas masuk ke pusat perbelanjaan Sungai Wang. Di sana ada sejumlah wanita mengepel lantai yang mengobrol satu sama lain dalam bahasa Jawa. Ketika ditanya, mereka segera menjawab, “Saya orang Indonesia.”

    Ketika masuk ke toilet, ada wanita yang menjaga kotak uang pinggir pintu masuk. Kompas bertanya dalam bahasa Indonesia, ia menjawabnya dengan bahasa yang sama. Dia punya tekanan suara agak berat dan medhok. “Saya dari Tuban (Jawa Timur), Pak,” katanya.

    “Betah kerja di sini?” tanya Kompas. “Betah Pak. Enak. Dingin. Gajinya lumayan 600 ringgit per bulan,” katanya. “Ada ekon-nya,” tutur wanita itu. Yang dimaksud ekon adalah pengatur udara (air conditioner). Orang-orang yang keluar masuk toilet pun tampaknya tidak memperhatikan apakah wanita penjaga toilet itu orang Indonesia atau bukan.

    Ketika turun dari Plaza Sungai Wang, dan masuk kedai pinggir jalan, pelayannya langsung senyum-senyum, karena tahu yang pesan makanan orang Indonesia. Pelayan-pelayan kedai itu ternyata juga berasal dari Tuban, Jawa Timur.

    Pada waktu malam Kompas mencoba masuk ke kelab malam, baik di Kuala Lumpur maupun di Pulau Penang, ternyata di sana yang ikut berjoget ria dengan iringan lagu India adalah putri-putri Indonesia. Mereka tampak bersemangat ketika pada satu putaran lagu berisi dangdut. Bahkan di antara mereka ada yang menirukan lagu berbahasa Indonesia itu.

    Mereka yang keluyuran di kelab malam itu umumnya untuk membebaskan diri dari kungkungan majikan. Terjauh dari tempat kerja dan kemudian bergabung dengan kenalannya di kelab malam. Ada sebagian yang mencurigai wanita-wanita asal Indonesia yang sering main ke kelab malam itu adalah mereka yang bekerja di pabrik-pabrik. Ketika libur, mereka pergi ke kota dan iseng masuk kelab malam.

    Yanti (25), misalnya, mengaku bekerja di pabrik elektronik di luar Kota Kuala Lumpur. Bersama kawan-kawannya, ia sering ke kota mencari hiburan. “Kalau di pabrik terus, tidak kuat. Daripada menanggung stres, lebih baik main-main ke kota,” kata Yanti asal Tulungagung.

    Memang Yanti mengaku, ada yang mengira wanita yang sering ke kelab malam seperti dirinya “gampang dibawa” oleh laki-laki iseng. “Itu tuduhan orang. Yang penting saya tidak begitu. Memang ada orang lain yang begitu,” kata Yanti yang mengaku tinggal di asrama.

    Ketika Kompas berjalan-jalan lewat emper toko sekitar Chow Kit, di sana ada beberapa tukang sol sepatu. Mereka itu umumnya juga orang-orang Indonesia. “Itu pekerjaan anak-anak Medan. Mereka tidak mau bekerja di bangunan di sini. Mereka maunya kerja yang ringan-ringan seperti itu. Padahal orang Indonesia di sini dilarang memasuki lapangan kerja semacam itu,” kata Khairudin Harahap, Direktur Indonesian Sosiology Reseach.

    Pekerjaan orang Sumatera di Malaysia lain daripada yang lain. Mereka lebih suka membuka usaha seperti warung, restoran, dan berjualan pakaian keluar masuk kebun kelapa sawit. “Mereka tidak mau kerja kasar seperti anak-anak Jawa,” kata Khairudin lagi.

    Seperti yang dijalani Mawardi Nasution, anak Medan yang sudah 20 tahun merantau ke Malaysia, selama ini ia lebih menyukai berjualan pakaian keluar masuk kebun sawit. Mereka sengaja menawarkan pakaian dan barang kebutuhan lainnya kepada para TKI yang tinggal di tengah-tengah perkebunan sawit yang tidak memungkinkan mereka pergi ke kota dalam waktu setengah hari.

    “Saya di sini menekuni pekerjaan seperti yang dilakukan anak-anak Medan di Jakarta. Pakaian saya ini saya jual kepada TKI dengan sistem angsuran. Jadi tiap tanggal gajian saya mesti masuk kebun ini,” kata Nasution yang ditemui Kompas ketika berjualan di kebun sawit Golden Hope, di kawasan Teluk Panglima Garang, Selangor, sekitar 60 kilometer dari Kuala Lumpur.

    Untuk menjual barang dagangan ke hutan kebun sawit, pria yang tinggal di kawasan Gombak, Kuala Lumpur, itu harus tahu bagaimana mendekati petugas keamanan di perkebunan-perkebunan. Misalnya saja, ketika dilarang masuk, ia segera memberi alasan untuk menagih utang dan tangannya sudah menggenggam uang untuk menyuap petugas keamanan itu. “Kalau tidak diberi uang, kita tidak bisa masuk. Paling tidak 10 ringgit harus keluar untuk bagian keamanan,” kata Nasution yang sudah mengenal seluk-beluk perkebunan.

    Memang di Malaysia, soal sogok (rasuah) sangat ketat. “Tetapi, masih ada orang yang mau menerima suap,” katanya.

    Mengapa kebun sawit sulit ditembus orang luar? Katanya di sana banyak pekerja yang tidak resmi yang dilindungi. Mereka banyak mempekerjakan pendatang haram (masuk Malaysia secara tidak legal). Mempekerjakan pendatang ilegal lebih ekonomis dibanding yang legal. Kalau menggunakan tenaga legal, perusahaan dikenai membayar cukai 360 ringgit dan uang jaminan 250 ringgit per orang dalam setahun.

    “Makanya, mereka takut ma-salah ini terungkap. Tetapi kawasan hutan itu dilindungi, banyak mempekerjakan tenaga pendatang haram, sehingga mereka aman,” kata sumber Kompas yang tak bersedia disebutkan namanya.

    ***
    PENGUSAHA perkebunan maupun TKI ilegal sama-sama punya taktik untuk menghindar dari ketentuan yang memberatkan diri mereka. Pengalaman sudah cukup banyak untuk itu. TKI pendatang haram atau TKI legal yang sudah tak punya paspor dan surat lainnya-karena kabur dari rumah majikan, misalnya-selalu lari dan menyelinap kalau ada petugas yang merazia surat identitas diri maupun surat keimigrasian.

    Mereka berani meninggalkan surat-surat keimigrasian begitu saja di tempat majikan tanpa takut ditangkap. Mereka sudah tahu caranya, setelah diberitahu kawan-kawannya yang berpengalaman. “Bekerja dulu. Setelah punya uang, pelan-pelan mengurus surat identitas diri, dan surat-surat keimigrasian. Pokoknya bisa,” kata seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia yang berani meninggalkan semua surat penting di rumah majikan.

    Bagi TKI yang masa izin tinggalnya habis juga tidak perlu repot-repot pulang ke Indonesia. Mereka cukup pergi ke Singapura, dengan bus. “Keluar Singapura, lalu jalan-jalan sebentar, setelah itu kembali masuk Malaysia. Begitu masuk Ma-laysia, paspor sudah distempel dan izin tinggalnya secara otomatis menjadi panjang lagi,” kata Santoso (40), asal Sampang, Madura.

    Penguasaan terhadap situasi, trik-trik yang memadai, serta keuletan tampaknya menjadi kunci untuk bisa bertahan hidup di negeri orang.

    BalasPadam
  26. ITULAH SITUASI SEBENER TKI DI MALAYSIA, RATA-RATANYA BERJAYA! DAN BAHGIA DI MALAYSIA!...WALAUPUN ADA YANG DITIPU, ITU SALAH MERAKA SENDIRI KERANA AGAK TOLOL DAN GOBLOK!...GARA2 NGGA BISA MENGHITUNG UANG DAN SAMPAI DITIPU!...

    BalasPadam
  27. Assalamualaikum.. sabahat sekalian

    Peperangan bukanlah jalan penyelesaian yang baik. Saya tidak ingin berperang dan rata2 rakyat malaysia akan memilih kedamaian.

    Jika kamu katakan ambalat itu wilayah kamu, dan memilih perang untuk penyelesaiannya... tidak bagi kami. Contohnya pulau batu putih yang di akui oleh singapura sebagai wilayahnya, sedangkan ia merupakan wilayah malaysia.Namum, kami tidak pula membakar bendera singapura dan melancarkan kampen ganyang singapura. Bukan kami tidak mempunyai nasionalisma, bahkan jika Malaysia diserang..saya orang pertama akan mempertahankannya dan saya yakin sahabat2 Malaysia saya akan membuat perkara yang sama.

    Mengapa kami tidak membuat perkara yang sama seperti indonesia?. Hanya orang indonesia saja yang tahu jawabannya. Bagi kami, ia tindakan orang yang ingin merugikan dirinya sendiri. Negeri akan semakin mundur.

    Lihat saja setiap permasalahan di indonesia pasti akan di ganggu dengan tindakan protes, demo dan tentangan sama ada dari orang awam atau mahasiswa. Jika ia berterusan, bagaimana ingin maju?. Jika keadaan indonesia aman dari segala macam tindakan tersebut, saya yakin investor/pelabur akan memilih indonesia sebagai pengeluar produk mereka disebabkan kos buruh yang rendah.

    Jika permasalahan TKI yang menyebabkan rasa tidak puas hati, sedarlah... TKI yang bagaimana?. adakah TKI illegal yang dipertahankan?.

    Isu sipadan, Kami tidak diberi hati meminta jantung. Keputusan mahkamah memihak kepada Malaysia. Sudah barang tentu ia sememangnya milik Malaysia, bukan diberi oleh indonesia. Jika keputusan itu memihak kepada indonesia, kami akui ia milik Indonesia dan senang dengan keputusan mahkamah.

    Mengenai isu Ambalat, begitu juga. Jika mahkamah memutuskan milik indonesia, kami akur.

    eganyang ?, Alhamdulillah sahabat di malaysia masih lagi bersabar. Walaupun banyak laman web malaysia di deface, kami disini tidak membalas...hanya sebagian kecil yang membalas. Jika benar2 kami ingin menyerang indonesia melalui cyberwar, kami pasti jarigan internet diseluruh indonesia akan lumpuh disebabkan perbandingan jalur lebar yang berbeza.Rata2 pengguna internet disini mempunyai 1Mb connection cukup untuk melumpuhkan jika melakukan DDOS.Seluruh jaringan di indonesia akan mengalami kesesakan dalam jalur lebar dan mengakibatkan akses ke internet menjadi perlahan totally. Tetapi apa gunanya kami melakukan serangan tersebut jika dalam masa yang sama kami membantu mangsa2 tsunami di aceh?, kami bantu TKI untuk memastikan ia berdaftar supaya segala penindasan terhadapnya dapat dibela oleh undang2 malaysia?. Tempoh pengampunan juga dilanjutkan sehingga beberapa kali.

    Saya bersahabat dengan beberapa orang indonesia, kami baik2 saja. Beliau ada juga menceritakan kesusahan disana, terpaksa merampok, mencuri untuk terus hidup. Jangan berkecil hati sahabatku di indonesia. Saya yakin kamu boleh berjaya dan maju. Kurangkan tindakan protes,demo dan bina kesepakatan dan keamanan di sana. Saya pasti pelabur akan beralih ke negara kamu. Peluang pekerjaan serta peningkataan taraf hidup akan berlaku. Tidak mustahil perkara sebaliknya akan berlaku, kami pula akan bekerja di negara kamu sebagai TKM(tenaga kerja malaysia) :).. peace Malaysia.

    BalasPadam
  28. Kali pertama hak Indo di ambil oleh Msia iaitu lagu Stambul Terang Bulan. Lagu berkenaan dijadikan lagu kebangsaan pada hari kemerdekaan Msia 31 Agustus 1957 (Tempo, 20 Maret 2005).

    Eh kengkawan hang bacalah Tempo. Tak tau nak beli kat mana? alah ada banyak belambak kat dalam stesyen bas pudu raya tuu. A'a dalam majalah Tempo tu semua kena cover. Tak yah la baca utusan kerajaan banyak control, dalam tu yang betol nombor toto magnum je.

    BalasPadam
  29. org indon jgn kurang ajar sgt! bakar2 bendera malaysia.. kalo aku bakar bendera indon merah-putih tu marah jugak kan bodoh? jgn ingat kalau berperang TNI boleh menang dgn ATM! kita tolong dia kat aceh, dia bakar bendera kita lak! front islam lah, militia sipil lah... tu sume bende2 bodoh+emosional org indon! dulu aku sokong TNI lwn GAM, tp skrg baru aku tahu GAM yg betul! ingat indonesian, kami malaysian tidak ada musuh, tp kamu ramai yg akan ambil kesempatan (GAM,East Timor,etc...). parlimen pun bergaduh, ade hati nak berperang! pergi betulkan saliran dulu ke, bersihkan tikus kat jakarta ke, ganti paip air ke, siasat 'korupsi' bodoh korang ke... lagi bagus!

    BalasPadam
  30. salam,

    dari apa yang saya baca sebelum ini, nampaknya pihak di Indonesia lebih banyak bercakap berkenaan maruah. Memang maruah penting, namun adakah sampai perlu kita kebuluran untuk sekadar maruah yang boleh di letak sekejap. Tahankah anda bila anak2 menangis lapar. Kefakiran boleh membawa ke kekufuran. Berapa ramai wanita Indon bekerja sebagai perempuan murahan di Malaysia. Bukankah ini maruah? Kalian boleh berbangga merdeka dengan perang, tapi apa kesannya pada Indon hari ini. rakyat masih miskin, sedangkan negara kaya dengan segala hasil bumi. maruahkah diri? jika Timur2 terlepas.. apa yang terjadi dengan maruah.
    Perang? dengan Malaysia.. lupakanlah..fikir dan selidiki kesan dan hasil kepada negara anda sendiri.. Curi Balak? berlaku dalam negara indon sendiri, mana Polisi anda, kalau yang mencuri orang Malaysia, tangkap dan hukum.. tapi pekerja balak itu orang malaysia kah.. indon jugak.. sebab apa bekerja ? maruan atau perut.
    Disini, harga dara perempuan Indon boleh dibeli dengam RM350 sahaja. Maruahkah? Perang dengan Belanda anda menang?? kaji dulu, itu selepas perang dunia ke2. Bukan selepas perang dunia ke2, kenapa sebelum itu anda tak menang.
    Ubahlah sikap maruah tidak bertempat. Lawan badminton pun perangai penonton macam orang tak bertamadun.. sekadar sukan beb!
    Bakar bendera Malaysia, bendera malaysia pun tak kenal, bitangnya lima (lihat gambar)..
    Kesian saya

    BalasPadam
  31. Indonesia and Malaysia should just merger and all these problems of illegal immigrants (they'll no longer be immigrants), border disputes (no more border), etc. will be gone.. plus: we'll get Malaka Strait INSIDE our Indo-Malaysian Federation (or Union, maybe) border.. lets just take some toll money from ships passing there..

    BalasPadam
  32. a'kum sdr2 ku di malaysia dan indon..
    pada org malaysia aku nak habaq kat hangpa supaya jangan heran kat mamat2 indon ni, depa yang dok berdemonstrasi atau unjuk rasa tu sebenarnya kaki haprak belaka boleh dibeli sekupang dua..di indon dah jadi budaya dah janji mau huloq kalau huloq mesti jalan..jadi yang dok demonstrasi tu pun dah kena huloq dah bukan banyak mana pun lebih kurang dua tiga ringgit malaysia ja tu pun dah nak sinsing lengan..pasai tu lah depa ni terutama mamat u depa tak dak kerja lain hari2 mesti ada tepi jalan demonstrasi masa mana depa kuliah aku pun tak tau lah..masa suharto presiden depa demo, habibie naik depa demo, yang buta tu naik depa demo, megawati pun depa demo lani sby pun depa demo suruh letak jawatan..mcm mana nak perentah negara kalau asyik kena kacau ganggu setiap masa..depa ingat senang ka nak pulih negara yang dah jadi darah daging dgn pelincir tu.. aku ni sebenarnya baru balik dari semarang uruskan pembebasan partner aku yang kena tahan oleh bapak polisi..kawan aku ni pi sana nak order perabut jati nak hantar ke jerman pasai ada order 4 kontena selepas kami buat xpo di pwtc baru2 ni..dia selalu benarlah keluar masuk indon almaklumlah nak jual beli perabut jati..nak jadi cerita pada 13/3 lepas tengah2 dok tidoq di hotel pak polisi mai tangkap kononnya kawan saya ni salahgunakan pas imigresen..depa tuduh dia kerja tanpa permit dan selalu keluar masuk..malam tu depa ambik pasport saja esok suruh pi balai,bila pi balai depa cekup..pendekkan cerita saya terpaksa huloq kurang lebih rm20k..jadi kalau nak berniaga bila melibatkan indon ni memang susah banyak sebab kita tak boleh anggar overhead kita macamana..pasai ambalat ni aku nak tergelak juga bila baca surat khabar depa..bukan main lagi di sana buka kaunter.. depa panggil posko utk daftar relawan ganyang malaysia..macam2 ada fraksilah, forumlah, pemudalah, semuanya nak tenyeh malaysia..depa ingat kita ni macam nyamuk kot noh..yg dok nasionalis sgt pasai ambalat tu pun satu hal..kalau la memang dapat kat indon pun mamat2 tu bukan dapat tumpang cari makan pun..org2 di pertamina ni memang dah kaki sapu habis..jgn haraplah nak tumpah ke rakyat..dulu ada org kuat pertamina kalau tak silap aku nama dia ibnu sutoyo kot..dia ni hebat tak hebat kira berpakat curi jual minyak di tengah laut..last2 bebas juga

    BalasPadam
  33. Orang Indonesia memang tidak kenang budi.... Negara mereka sangatlah miskin sampai nak makan pun tak mampu.. terpaksa merempat ke Malaysia untuk mencari sesuap nasi...
    TKI di Malaysia juga sering melakukan perbuatan jenayah seperti rogol,rompak, samun dan mencuru bayi rakyat Malaysia untuk dijual.. orang Indonesia memang tak sedar diri.....
    Jika kamu mahu berperang, kami rakyat Malaysia bersedia untuk berperang.. Kamu berperang 350 tahun dengan Belanda ya??? Itu langsung tidak menakutkan kami walau seinci pun..
    Kami yakin kami dapat menewaskan TNI dan menjajah negara Indonesia... mempunyai rakyat yang ramai tidak semestinya kuat.... Indonesia rakyat nya memang ramai tetapi pemimpinnya korup dan membiarkan rakyat Indon miskin kebuluran..
    Dengan Acheh yang sebangsa pun TNI sanggup siksa dan bunuh, apatah lagi dengan orang Malaysia...
    Saya yakin TKI di Malaysia dan mahasiswa Indon yang menuntut di Malaysia tidak sanggup berperang untuk Indonesia.. mereka saya yakin akan memohon untuk menjadi kerakyatan rakyat Malaysia yang aman, maju dan kaya......

    BalasPadam
  34. Orang Indonesia suka berperang
    Sebab itu negara mereka tidak maju langsung... Mereka boleh diibaratkan sebagai orang Afghanistan yang suka meminum darah bangsa mereka sendiri..
    Rakyat Indonesia yang peratusan tahap pendidikan mereka rendah dan buta huruf mudah untuk mempercayai sesuatu perkara tanpa usul periksa
    Bukti, rakyat mereka membakar bendera Malaysia sedangkan rakyat Malaysia langsung tidakmembakar bendera Indonesia.. Ini membuktikan pemikiran rakyat Indonesia amat cetek dan bodoh sama sekali.. Berbanding rakyat Malaysia yang lebih sabar dan mampu berfikir secara bijaksana......

    BalasPadam
  35. Aku rasa orang Indonesia ni dah takde kerja lain.. udahla negara miskin tak sedar diri rakyat hidup kebulur ada hati nak berperang dengan Malaysia pulak... Hoi TNI sedarlah diri sikit.. Aku rasa kalau TNI lawan ATM gerenti lauk TNI tu... pakai alat kelengkapan tentera pun tak cukup....
    ATM dah moden, aku sendiridan rakyat2 Malaysia yang lain akan mempertahankan Malaysia dari serangan TNI yang goblok tu...
    Masa Tiger Cup kat Bkt Jalil Malaysia lwn Indonesia ramai jugak mat2 Indon kena belasah oleh penyokong Malaysia...Biar dirasakan mat2 Indon tu perangai macam beruk duduk negara orang buat mcm tempat dia pulak.. Mat2 Indon kat sini kurang ajar sangat, selalu terlibat dengan kegiatan jenayah....
    Aku tengok kat Acheh dengan Pulau Nias takde pun kerajaan Indonesia sendiri yang nak tolong mangsa gempa bumi.... Balik2 orang Malaysia dan ATM juga yang banyak menghulurkan pertolongan... Itu pun orang Indonesia ni tak sedar2 diri lagi??
    Patutlah banyak gunung berapi nak meletup ( gunung berapi) Tuhan nak tunjuk balasan pada orang yang tak kenang budi mcm orang Indonesia ni..
    TNI goblok Indonesia Raya goblok
    ATM terus unggul manakala TNI akan hancur lebur seperti Tentera Nazi masa dulu.. mahu perang dengan kami??? Ha TNI ??? kami rakyat Malaysia sikit pun tak takut....

    BalasPadam
  36. ROYAL MALAYSIAN NAVY:
    2 X LEKIU CLASS FFG(VLSEAWOLF,MM40,LYNX 300)
    http://www.naval-technology.com/projects/lekiu/
    2 X KASTURI CLASS FF(MM40,ASRL,HELOS)
    4 X LAKSAMANA CLASS CORVETTE(ASPIDE SAM,OTOMAT)
    http://www.naval-technology.com/projects/laksamana/
    1 X RAHMAT FF (104MM,40MM,ASRL,HELOS)
    1 X HANG TUAH FF-TRAINING
    2 X OPV (100MM,30MM TWIN,HELOS)
    6 X NGPV(BUILDING-VLSAM,MM40,LYNX 300)
    4 X SPICA M FAC(MM38,57MM AND 40MM GUN)
    4 X HANDALAN CLASS FAC (MM38,57MM AND 40MM GUN)
    6 X TNC 45 JERUNG CLASS FAC-G(57MM AND 40MM GUN)
    18 X KERIS CLASS PATROL BOATS
    24 X CB90H VERSION 2000 COMBAT BOATS
    2 X SCORPENE CLASS SSK(ON ORDER-SM 39)
    http://www.naval-technology.com/projects/scorpene/
    1 X AGOSTA 70B TRAINING(SM 39 MISSILES)
    2 X MPCSS MAHAWANGSA CLASS COMMAND SUPPORT SHIPS
    1 X NEWPORT CLASS LST
    1 X FAJAR SAMUDERA TRANSPORT VESSEL
    4 X MAHAMERU CLASS MCMV
    20 X LIGHT SUPPORT VESSEL EG-LCP
    6 X SUPER LYNX 300 ARMED WITH SEA SKUA
    http://www.naval-technology.com/projects/lynx/
    6 S AS 555N FENNEC
    RMN HAS ABOUT 1000-2000 NAVAL ELITE FORCE -PASKAL


    ROYAL MALAYSIAN AIR FORCE:
    18 X SU 30MKM (DELIVERY 2006)
    15 X MIG 29N
    2 X MIG 29NUB
    8 X FA 18D
    10 X F5E (R)
    3 X F5F(R)
    2 X RF 5E TIGEREYE
    16 X HAWK 208
    7 X HAWK 108
    30 X A4 PTM SKYHAWK (R)
    3 X EAGLE ARV LONG RANGE UAV
    28 X SIKORSKY S61A4 ( 6 CSAR VERSION SOON)
    2 X AS 61N1
    1 X A109C

    10 X MH-17 RUSSIAN HELI (DELIVERY SOON)
    RMAF HAS APP 3 PROVOS/INFANTRY BATT-WITH 1 SOF BATT.
    RMAF HAS PASKAU SPECIAL FORCE. MAIN MISSION TO TRIGGER LASER SIGNAL TO F-18 FROM TARGET SITE. F-18 TO DEPLOY THE PAVEWAY II BOMB BASED ON PASKAU SIGNAL.

    MALAYSIAN ARMY
    ACTIVE:100,000 MEN
    ACTIVE RESERVE: 70,000 MEN(150,000 BY END 2005)
    NATIONAL SERVICEMEN 2004: 400,000 6 MONTHS STINTS
    PARAMILITARY UNITS:25,000 POLICE FIELD FORCE (2,000 SOF)
    HOMEGUARDS(RELA):350,000 ARMED WITH SHOTGUN/M16
    26 STANDARD INFANTRY BATT,4 REGULAR LIGHT INFANTRY,3 AIRBORNE,3 MECHANISED,3 ARMOUR,16 ARTY (4 LLAD),3 SPECIAL FORCES REGIMENTS.(AIR ASSAULT BATT TO BE CREATED SOON)

    ARMOUR:
    62 X PT 91M(T72M1Z) MBT (TO BE DELIVERED+ ARV,AVLB)
    25 X SCORPION 90
    184 X SIBMAS 90 AFSV
    211 X ADNAN AIFV (ARMED WITH 25MM BUSHMASTER)
    111 X MIFV (MODERNISED KOREAN KIFV)
    460 X RADPANZER CONDOR (SOME ARMED WITH 20MM)
    25 X STORMER APC(SOME ARMED WITH 20MM)
    70 X HARIMAU 2000 SCOUT CAR
    80 X BV206 INCLUDING WITH ARTHUR RADAR
    100 X GWAGON WEAPONS CARRIER- ATGW,AGL AND HMG

    ARTY:
    18 X KERIS (ASTROS II) 300MM MLRS (18 MORE SHOULD FOLLOW SOON)
    http://www.army-technology.com/projects/astros/
    28 X DENEL G5 MK 3 155 MM HOWITZER
    15 X VSEL FH 70 155 MM HOWITZER
    200 X OTO MELARA 105 MM PACK HOWITZER
    300 X 81MM MORTAR
    29 X OERLINKON 35 MM TWIN
    24 X BOFORS 40 MM L/70

    AIR DEFENCE MISSILES:
    12 X JERNAS (ON ORDER)
    500 X SHORTS STARBURST(MOST WITH LML LAUNCHERS)
    500 X ANZA MK II
    200 X SA 16 IGLA

    ANTI TANK WEAPONS:
    BHAKTAR SHIKAN (TOW LIKE ) ATGW
    MILAN 2T ATGW
    METIS -M ATGW
    ERYX ATGW
    BOFORS AT4
    C90 RRB
    CARL GUSTAV 84 MM
    M 40 106MM RR

    RADARS:
    GIRAFFE AIR DEFENCE
    SKYGUARD
    ARTHUR ARTY LOCATING RADAR
    ASELSAN ASKARAD GSR

    2 TYPES OF TACTICAL BRIDGE MLC 90 FROM UK /FRANCE
    11 X LOH AGUSTA HELI (PURCHASED) - FOR AIR ASSAULT BATT

    POTENTIAL AND CONFIRMED WEAPONS TO BE PURCHASED
    IN THE NEXT 2-5 YEARS.

    24-36 X FA 18F/SU 30MKM (18 PROCURED-UPDATED)
    10 X MH-17 RUSSIAN HELI
    8 X ROOIVALK - ATTACK HELI
    http://www.army-technology.com/projects/rooivalk/
    11 X LOH AGUSTA HELI (PURCHASED)
    http://www.army-technology.com/projects/a109m/
    4 X SAAB ERIEYE AEW/C (SOON-AFTER LIMA 03)
    24 X EH 101M
    12 X HAWK 208
    2+1 NEW FFG
    12 X MEDIUM RANGE SAM LIKE SA 11
    ANOTHER 22 NGPV
    MORE 155MM,MLRS ,TANKS.

    bukan nak menonjolkan kekuatan tatapi sekadar untuk pengatahuan Indon2 sekalian yang kami antara angkatan tentera termaju selepas singapura.Jangan pandang rendah kepada kami.kami juga bernaung dibawah PFDA pertubuhan perjanjian pertahanan 5 negara(British,NZ,AUS,Singapore,MALAYSIA).30 tahun dahulu kami jauh ketinggalan dgn indonesia tetapi kini kami lebih jauh dari kamu.

    salam muhibbah.
    Flanker

    BalasPadam
  37. Ehh hangpa perasan dak KD Renchong tu patrol bot kecil saja .. tapi kalau hangpa baca paper "koran? whatever.." depa, dia kata KD Renchong tu "battleship" Malaysia!!! Gila punya kerjalah depa ni.. asai nak tambah penyedap cerita nomboq satu ... pppiraahhhh mabuk indon bodo!!!!

    BalasPadam
  38. Kepada saudara serumpun...

    Saya berasa marah apabila tindakan kalian membakar jalur gemilang kami sedangkan kami tidak pernah membakar bendera kamu dan untuk pengetahuan kamu saya bertugas di KDN dan kebanyakan PATI yang datang di sini ditipu oleh bangsa kamu sendiri. Kami terpaksa menyimpan PATI di depoh tahanan dan diberikan makan sebanyak 3 kali sehari dengan perbelanjaan yang ditanggung oleh kerajaan kami dan untuk pengetahuan kamu anda semua perbelanjaan baik makan di kem sehingga penghantaran pulang PATI ditanggung seratus peratus oleh kerajaaan Malaysia dan kerajaan kamu hanyalah setakat goyang kaki. Tetapi kamu tidak pernah mengucap terima kasih kepada kerajaan kami tetapi bertindak membakar bendera kami.Di dalam United Nations Law of The Sea (Unclos) ambalat berada di dalam lingkungan wilayah kami. Jikalau benar wilayah anda kami tidak akan menggangunya dan kita bawa sahaja ke ICJ. Tetapi kerajaan kamu tahu yang mereka akan kalah sebab itu mereka khuatir pisang berbuah 2 kali. Tetapi jikalau benar anda semua bersedia untuk menjual kami rakyat Malaysia sedia membeli dan saya terus terang mengatakan bahawa kami tidak gentar dengan ugutan kamu bagi kami quality is better than quantity sebab bagi kami ATM lebih bekualiti dari TNI.Akhir sekali kalau benar kamu ingin menyerang Malaysia saya la orang pertama yang akan memenggal kepala kamu 'Agi idup Agi Ngelaban"

    BalasPadam
  39. wahai sahabat ku malaysia dan indonesia.jnglah kita bersenketa tentang nikmat dunia yg yg sementara ini.saya tanya satu soalan kalau ambalat jadi milik indon` adakah rakyat indon di bayar wang setiap seorang ``begitu juga dng rakyat malaysia`tidak dpt apa2kan? serahkanlah kpada kerajaann.ada pihak luar ingin melihat kita berperang.dng itu dpt mencari alasan utk campur tangan.SIAP LAGI KLAU BUKAN YAHUDI LAKNATULLAH .Melayu dan indon adalah adik beradik.maafkan lah segelintir rakyat indon yg membakar bendera.tidak semua begitu"PEACE

    BalasPadam
  40. Saya amat menyanjung kepada bapak Rusdiharjo (Kepala Besar Duta Indonesia di Kuala Lumpur). Tanpa beliau mungkin kena 'sapu' dah duta besat depa tuh dek org Malaysia. setahu saya beliau adalah seorang bekas Ketua Polis Negara Indonesia. Saya hairan kenapa beliau menjadi Duta? Orangnya bagus, rasional dan berfikiran intelek. Cara dia bercakap mengenai pembakaran bendera Malaysia tempoh hari seolah-olah mengambarkan kepribadian yang baik juga. Saya berharap disuatu hari nanti beliau akan dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia kerana tatacara beliau yang agak baik berbanding dengan presiden terdahulu yang mendahului jalan perang untuk segala tujuan.

    BalasPadam
  41. Pulau Natuna milik Indonesia, tetapi jaraknya lebih dekat kepada
    Malaysia(Sarawak).Itu bermaksud soal perbatasan bukan hanya ditentukan menggunakan jarak akan tetapi banyak faktanya seperti :
    a) sejarah
    b) jarak

    Saya ada sesuatu yang kalian semua
    mungkin tak menyangkakan.
    Tentera Nasional Indonesia-Angkatan Laut (TNI-AL) dan Tentera Laut DiRaja Malaysia (TLDM) masing-masing mempunyai kapal yang namanya
    sama iaitu 'RENCONG'.

    Negara: Malaysia Indonesia
    Nama kapal: KD Rencong KRI Rencong

    BalasPadam
  42. Jangan Perang tak baik, kita sama saudara serumpun. Buang yang keruh ambil yang jernih...

    BalasPadam
  43. Guy's jangan besar mulut lah dgn nonjolkan pasukan, Orang Melayu(Malaysia) pada dasarnya MALAS semuanya hanya mengharapkan bantuan dari kerajaan. Bagaimana mungkin bisa ikutan Perang ? mungkin megang senjata saja tak sanggup lah, ha..ha..ha..., untuk menangani masalah TKI saja kelabakan. Anda bilang negara anda bebas korup ? coba anda tanya pada TKI ilegal (pendatang haram) bagaimana mereka juga masuk ke negara ? mereka sogok anggota polis anda.
    bagaimana mungkin bisa berperang dgn 200 juta lebih pendudukan Indonesia, ibaratkata di kencingi seluruh penduduk indonesia saja sudah tenggelam tuh pulau.Peralatan sih bolehlah, tapi semangatnya mana? Pengalaman Perang TNI 350 tahun lho....
    Think About that!!!

    BalasPadam
  44. negara yg maju adalah hasil masyarakat yg rajin.jadi macam mane boleh ade dakwaan indon rajin dan melayu malas sedangkan malaysia maju dan indon pula mundur.entah-entah indon lagi la pemalas nak mampus.bile dah terdesak merempat kat negara orang baru la nak rajin.pergi la rajin kat indon sana.

    BalasPadam
  45. Hey who say Malay is lazy.We are not lazy.Here we had a lot of choice not like Indon U all had limited choice.example IF we work as an Engineer we can gain RM 3500 and work as contract workers RM 3500.IF you Indon which you will select of course Engineer right this job use brain and contract jobs only use energy and hard work but the income is more better as Engineer.So we are not lazy.Don't talk cock la U indon...I had been in your country and visit U people also more worst and more lazy only when you came to Malaysia you become Hard work Why??if not you will die in hungry he!!!he!!this is the fact Hoi Indon....and lastly Go to hell with the theory of Indonesia Raya

    BalasPadam
  46. One more thing I want to mentioned.
    Malaysia should not claim only Ambalt but Riau and Batam also must claim.Coz according to History the Batam and Riau teritory is belong the Johor Kingdom control but we Malaysia respect each other we respect the English and Ducth angreement at YEAR 1824 which mentioned the teritory under British rule is belong the Malaysia Federal and under the Dutch rule is belong to Indonesia but sadly to said Indon forget it and can not accept the fact thats why Indon keep on claim the Malaysia is invention the Sipadan and Lingitan but international comunity accept the 2 island is under the British rule so it is belong to federal of Malaysia.I don't know is it Indonesia stupid or their forgot about it...

    BalasPadam
  47. Kalau goblok tu goblok jugak Indon tu yah....you just imagine their grad pa and grand ma fight with the blood to get free the land from dutch but their generation don't know how to managed the country and now is under the IMF control and rule by the USA.So MALAY in Malaysia is more inteligent with the Indon where our independent through the diplomatic method.where from the method we can influence british and now in the certain area we are better then british and british also admire about our achivements.
    So please accept the fact is Malay is more inteligent compare to stupid Indon....come on friend at over the Malacca Straigth we are very smart in the WIN-WIN game this thing you must learn from us.
    Don't let your emotinal control u let the brain control u.then only you can win....stupid you

    BalasPadam
  48. lebih baik site ini nggak usah di adakan deh kalau cuma saling beradu mulut kagak ada gunanya cuma berbicara aja, lagian setiap orang punya hati nurani kalau mau bicara baca history dulu. Yang berbicara disini otak kosong aja fakta dan data gak komprehensif justru menimbulkan sifat antikritik

    BalasPadam
  49. KAMI BOLEH SABAR JIKA RAKYAT INDONESIA KUTUK MALAYSIA TAPI
    KAMI SANGAT SANGAT SANGAT MARAH JIKA BENDERA MALAYSIA DI BAKAR!!!

    sebenarnya kerajaan malaysia terlalu manjakan rakyat indonesia disini.
    rakyat indonesia di malaysia bukan sekadar mencari rezeki tetapi merompak, penipu, mencuri,membunuh dan merusuh meyebabkan orang indonesia ini di belasah setimpal perbuatan terkutuk mereka di tanah orang. bukan setakat itu sahaja, rakyat indonesia juga masuk ke malaysia secara HARAM dan menjadi PENDATANG HARAM kemudia apabila dihalau balik mereka menuntut gaji, bukankah itu gaji/duit yang HARAM. berkenaan pembakaran bendera malaysia, ini sesuatu yang lebih menjijikan, kami orang-orang malaysia tidak pernah membakar bendera kamu malah kami menghormati semua bendera. kami bangsa malaysia tidak suka berperang walaupun kami mempunyai kuasa tentera yang terkuat di Asean jika dibandingkan indonesia yang suka tunjuk kuat dengan sampan bocor kamu. jika anda MEMBAKAR BENDERA KAMI DAN JANGANLAH DATANG KE TANAH MALAYSIA KAMI UNTUK MENCARI REZEKI.

    WALAUPUN BENDERA KAMI DIBAKAR TETAPI KAMI TIDAK PERNAH MEMBALAS PERBUATAN ITU DENGAN MEMBAKAR BENDERA KAMU (INDONESIA) DAN TIADA SUARA-SUARA YANG MELAUNGKAN ANTI-INDONESIA DI MALAYSIA, kami mesra bila orang mesra, kami juga sabar bila orang cari gaduh tapi kami sangat-sangat-sangat MARAH JIKA BENDERA KAMI DIBAKAR DAN DIHINA ..............

    BalasPadam
  50. Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pentadbir blog.

    BalasPadam
  51. Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pentadbir blog.

    BalasPadam
  52. Hehehe....

    Yelah tu...gaduh, gaduh...esok-esok bila mati...kubur lain-lain, ye tak...?

    Hahaaa...teruskan berperang, siapa yang untung?...Aku jugak!!

    Hehehe...HI EBERIBODI...

    BalasPadam
  53. hai, saya org indonesia masih sma kelas 3. Saya tidak tahu apa2 tentang politik, tapi saya rasa siapapun mengerti kalau kalian2 yg posting sambil ngomong kasar tuh jelas2 salah. Kayak anak kecil aja, tau nggak???

    Emang sih, yang masa indonesia membakar bendera malay itu bener2 perbuatan bodoh, tapi kan gak semua org indonesia seprti itu. Saya juga gak gitu ngerti ttg masalah Ambalat ataupun TKI itu. Tapi, tolong jgn saling ngejelekin..sok tau sekali sih dari setadi ngatain bangsa orang.. =( trus apaan tuh pake ngungkit masalah yg ga ada hubunganny sama masalah Ambalat, lagu terang bulan lah apalah saya kagak ngarti. Inilah org Indonesia dan Malaysia...satu rumpun sih, jadiny kalo uda mulai masalah, yg dibahas malah yg laen2...

    pokoknya, inti dari yg saya pngen bilang...

    apa ngga malu sama anak sekolah?? apa kalian bisa dicap dewasa??? balik lagi sono ke TK!!!!

    *nb: saya cuman kesel gr2 kalian2 yg lebih tua dan mungkin ada yg udah 30-an (yg harusny udah gak kayak anak kecil) adu mulut gak pake otak!!*

    BalasPadam
  54. Anon sma kelas 3,

    Belajar rajin-rajin, lepas tu boleh datang kerja kat Malaysia!

    BalasPadam
  55. assalamualaikum, saudara said. saya selaku rakyat malaysia juga berasa tersinggung dengan tindakan pemimpin dan rakyat negara indonesia berikutan insiden yang tercetus baru baru ini. sebagai dua buah negara yang berjiran, pendekatan yang diamalkan oleh malaysia iaitu menyelesaikan masalah ini dimeja rundingan seharusnya diberi pujian dan diteladani oleh indonesia. ini kerana peperangan tidak akan menguntungkan sesiapa.tambahan pula dengan masalah ekonomi yang meruncing yang sedang dihadapi oleh indonesia. pihak indonesia harus sedar bahawa jirannya yang serumpun dan seagama ini sentiasa bersedia menghulurkan apa jua bentuk bantuan ketika indonesia ditimpa musibah dan bencana.bukankah kita masyarakat melayu adalah bangsa yang terkenal dengan sifat berbudi bahasa dan sentiasa mengenang budi.harus diingat kami rakyat malaysia juga tidak akan berdiam diri sekiranya indonesia berniat untuk melancarkan perang keatas malaysia.kata kata hikmah bekas pm kita yang berbunyi "jangan diganggu harimau yang sedang tidur" seharusnya dijadikan peringatan oleh indonesia.kami rakyat yang cintakan keamanan tapi kami tidak akan teragak agak untuk bertindak sekiranya diancam. wassalam.

    BalasPadam
  56. Assalamualaikum Saudara2ku di Indonesia dan Malaysia,

    Astaghfirullah... Coba tengok tulisan & kata2 anda sekalian di atas. Bukankah semua sia2? Kesia2an adelah cara syaitan menyesatkan kita. Dosa adl tujuannya utk menjerumuskan kita. Sadarlah... Ya saudara2ku. Hentikan polemic yg tiada berguna ini..
    Mari kita bersabar menunggu musyawarah para pemimpin2 kita. Kita mgkin tahu sesuatu, tp sesungguhnya pengetahuan kita ttg ambalat adl sangat sedikit bukan? Jadi, stop bicara yg bukan bagian kita atau bukan mrpk keahlian kita.
    Astaghfirullahal'adzhiim.

    BalasPadam
  57. Assakamulaikum...

    Aku sebagai warganegara
    malaysia amat sedih dgn post2 drp warga dgn warga indonesia...Dikatakan kita ini serumpun seagama..apa ertinya..
    Sebelum ini aku amat kagumi indonesia, tapi kenapa..memang kalau aku pun mesti marah dengan jika ada org yg mahu ambil barang milik kita...walauapapun sesuatu perkara harus di selesaikan dengan cara adil saksama.. penetapan drp mahkamah antarabangsa itu tidak berat sebelah sama sekali..kita sebagai umat islam harus terima keputusan tu sebagai qada& qadar..Sebagai manusia abad ke 21 tak seharus kita ikut perangai babarian yg suka berperang..apa guna nya kamu islam jika kamu sanggup membunuh sesama islam yg lain.
    Bagi saya kedamaian adalah segalanya..keadilan itu tonggaknya.....

    BalasPadam
  58. Bp saya dari sabah dan mak saya dari selangor..saya tggl amat hampir dgn pulau sipadan..ibu bapa saya bertugas sebagai guru di sekolah rendah...mengikut pengalaman parents saya, memang ramai anak2 TKI yg mndapat pengajian di sini sejak sekolah rendah sehingga wujud sebuah sekolah khas utk pendatang asing ini..jelas sekali saya memang tidak mahu indon mengambil pulau itu.. jika terdapat pulau indon yg begitu dekat dengan malaysia,ini akan memudahkan mreka masuk ke malaysia.. saya ada kwn dari indonesia yang mmbritahu bahawa kemasukan warga indon ke malaysia adalah dgn brenang selama berjam2 dan bkannya menggunakan org dlm sperti yg dinyatakan oleh seseorang td..Situasi kami di sabah memang sangat sukar..kehadiran TKI ini memang sangat menyusahkan kami... sehingga ada yang mengahwini org malaysia semata2 utk mendapat status penduduk tetap dan bukannya atas dasar cinta..(amat menyedihkan)


    Indon ni.. bila kita kata xnak bawak brperang n balas blk prsoalan2 yg mreka tnya mreka kata "bukan semua indonesia begitu".. tp dorg nak bawak berperang..apelah.. bkan ke dorg nak perang tuh ditujukan kpd sume rkyt m'sia?? haish...

    kputusan mahkamah adalah muktamad dan xbleh disangkal wlaupun menggunakan cara perang...

    ~P.E.A.C.E~

    BalasPadam
  59. Salam,
    Untuk koreksi ambalat adalah bukan pulau, tapi berupa perairan, sedangkan Presiden SBY datang ke pulau Sebatik yang memang sudah sah dibagi dua. dari komentar di atas masih terlihat bahwa pengetahuan mengenai ambalat masih sangat minim.

    begini sajalah, mari diurai satu-satu masalahnya:
    Masalah awal adalah dari masalah Sipadan-Ligitan.
    Kenapa kami disini merasa "marah" dengan kehilangan Sipadan-Ligitan?
    Jawabannya adalah kembali ke tahun 1982, ketika DR. M baru memgang kekuasaan, DR. M bersepakat dengan Presiden Soeharto untuk tetap men"status quo kan" sipadan ligitan (artinya kedua pulau itu tidak akan dibangun, dibina, didatangi, atau ditancapkan bendera, jadi dibiarkan kosong), kesepakatan dicapai demi hubungan dua negara. Akan tetapi, pada tahun 1988, departemen pariwisata Malaysia mengeluarkan leaflet yang memperkenalkan dua pulau tersebut sebagai tujuan wisata lengkap dengan resort yang telah dibangun. Reaksi Jakarta adalah memprotes tindakan itu, dan tindakan dari Malaysia adalah mendiamkan protes itu.

    Nah, dari sini pun seharusnya bisa diketahui bahwa kedua pulau telah dibangun diam-diam padahal telah ada kesepakatan untuk tidak membina kedua pulau itu. Indonesia juga tidak bisa melakukan apa-apa karena masih sangat sibuk mengurusi Timor Timur dan demi hubungan baik dua negara.

    Sehingga ketika diajukan ke international court, Indonesia dinyatakan kalah dengan alasan "effective occupation' artinya Malaysia yang lebih berhak karena membina kedua pulau itu. Tapi kemenangan itu dicapai karena kesepakatan tahun 82 itu diam-diam dilanggar oleh Malaysia, sehingga Pulau itu diam-diam dibina Malaysia dan akhirnya dimenangkan Malaysia.
    Jadi wajarlah Indonesia sangat kesal dengan kasus ini. Seperti tertikam dari belakang kalau kata orang. Tapi Ok-lah karena kita sepakat mengajukan ini ke mahkamah internasional, kami hormati keputusan itu.

    itu alasan kenapa kami kesal sekali. walaupun akhirnya diterima juga.

    Mengenai ambalat:
    Untuk masalah ini kita terpaksa harus bicara soal hukum internasional dan hukum laut.
    Ada dua sistem yang dipakai yaitu sistem continental dan sistem archipelagic.
    Indonesia memakai sistem archipelagic yaitu batas laut dihitug 12 mil dari pulau terluar ditambah 12 mil lagi untuk batas landas kontinen dan hukum itu sudah diakui dunia internasional melalui UNCLOS 82 , sedangkan Malaysia yang continental menggunakan hitungan 12 mil dari TIAP-TIAP Pulau dan itu diakui oleh dunia internasional.
    Blok Ambalat sendiri dari sipadan ligitan sebagai pulau terluar berjarak hampir 73 mil laut. jadi klaim Malaysia untuk laut itu MELEBIHI sempadan laut Malaysia.

    Sedang dari Karang Unarang (pulau karang terluar Indonesia) jarakya hanya sekitar lebih kurang 18 mil di titik terdekat.

    Karena itulah, kami membangun rambu suar di Karang Unarang, karena rambu suar selain menjadi alat pemandu kapal agar tidak kandas, rambu suar juga merupakan tanda kedaulatan suatu negara, karena itu kalau Karang unarang sampai dianggap wilayah kedaulatan Indonesia, maka klaim Malaysia untuk Ambalat akan semakin lemah, hal ini yang tidak dapat diterima oleh beberapa pihak di kerajaan Malaysia sehingga mengutus TDRM.

    Maaf sekali, kalau saya bilang cara menghentikannya sangat tidak gentleman. TDRM memukuli pekerja kami yang membangun rambu suar di Karang Unarang,. Anda harus tahu bahwa TDRM memukuli orang-orang itu, dijemur diterik matahari berjam-jam dan dtodong dengan senjata sebelum akhirnya dapat diusir oleh TNI-AL. (dan inilah yang membuat orang Indonesia menjadi marah)
    Strooze, tahu apa permohonan Komandan AL (Navy) TDRM: "Mohon, hentikan dulu pembangunan rambu suar". Ya, tidak mungkinlah karena Karang Unarang adalah efektif dibawah kekuasaan Indonesia .

    Ketika akhirnya TNI AL datang untuk mengamankan pembangunan rambu suar, kapal TDRM sering melakukan provokasi-provokasi, seperti masuk kewilayah perairan Indonesia, melakukan manuver zig-zag di depan kapal TNI-AL, masuk hampir 2 mil kedalam wilayah Indonesia baik melalui laut atau udara. Kalau sudah begini apa maunya Malaysia? Salahkan kalau Presiden SBY memerintahkan pasukan TNI bersiaga di perbatasan?
    Maaf strooze, kalau saya boleh mengatakan, Pasukan TDRM anda terlalu agresif untuk mencabar kesabaran kami.

    Ditingkat diplomatik pun, diplomat-diplomat Malaysia juga tidak bisa memberikan bukti-bukti kuat mengenai klaim Malaysia terhadap Ambalat, karena memang lemah. Tidak bisa Malaysia juga memakai sistem archipelagic untuk mengklaim karena ia adalah negara kontinental.

    Nah, kalau Malaysia kemudian ngotot mengenai Ambalat, berikan buktinya dan dilakukan secara diplomasi terbuka dan jujur, jangan masuk ke Karang Unarang, memukuli pekerja Indonesia, melakukan manuver provokatif, dan melakukan pelanggaran batas sampai 2 mil kedalam, sehingga memicu demonstrasi besar di Indonesia dan penyiapan pasukan di perbatasan. Bukan begitu cara yang baik. 

    sorry, mungkin kepanjangan, tapi itu alasan kenapa kami disini sangat kesal sekali, pasukan TDRM anda sangat agresif dan terlalu percaya diri setelah memenangi Sipadan Ligitan, saya tidak tahu perintah darimana itu untuk menjadi agresif, apakah dari headquarters di Putra Jaya, Kuala Lumpur.
    Salam,
    Untuk koreksi ambalat adalah bukan pulau, tapi berupa perairan, sedangkan Presiden SBY datang ke pulau Sebatik yang memang sudah sah dibagi dua. dari komentar di atas masih terlihat bahwa pengetahuan mengenai ambalat masih sangat minim.

    begini sajalah, mari diurai satu-satu masalahnya:
    Masalah awal adalah dari masalah Sipadan-Ligitan.
    Kenapa kami disini merasa "marah" dengan kehilangan Sipadan-Ligitan?
    Jawabannya adalah kembali ke tahun 1982, ketika DR. M baru memgang kekuasaan, DR. M bersepakat dengan Presiden Soeharto untuk tetap men"status quo kan" sipadan ligitan (artinya kedua pulau itu tidak akan dibangun, dibina, didatangi, atau ditancapkan bendera, jadi dibiarkan kosong), kesepakatan dicapai demi hubungan dua negara. Akan tetapi, pada tahun 1988, departemen pariwisata Malaysia mengeluarkan leaflet yang memperkenalkan dua pulau tersebut sebagai tujuan wisata lengkap dengan resort yang telah dibangun. Reaksi Jakarta adalah memprotes tindakan itu, dan tindakan dari Malaysia adalah mendiamkan protes itu.

    Nah, dari sini pun seharusnya bisa diketahui bahwa kedua pulau telah dibangun diam-diam padahal telah ada kesepakatan untuk tidak membina kedua pulau itu. Indonesia juga tidak bisa melakukan apa-apa karena masih sangat sibuk mengurusi Timor Timur dan demi hubungan baik dua negara.

    Sehingga ketika diajukan ke international court, Indonesia dinyatakan kalah dengan alasan "effective occupation' artinya Malaysia yang lebih berhak karena membina kedua pulau itu. Tapi kemenangan itu dicapai karena kesepakatan tahun 82 itu diam-diam dilanggar oleh Malaysia, sehingga Pulau itu diam-diam dibina Malaysia dan akhirnya dimenangkan Malaysia.
    Jadi wajarlah Indonesia sangat kesal dengan kasus ini. Seperti tertikam dari belakang kalau kata orang. Tapi Ok-lah karena kita sepakat mengajukan ini ke mahkamah internasional, kami hormati keputusan itu.

    itu alasan kenapa kami kesal sekali. walaupun akhirnya diterima juga.

    Mengenai ambalat:
    Untuk masalah ini kita terpaksa harus bicara soal hukum internasional dan hukum laut.
    Ada dua sistem yang dipakai yaitu sistem continental dan sistem archipelagic.
    Indonesia memakai sistem archipelagic yaitu batas laut dihitug 12 mil dari pulau terluar ditambah 12 mil lagi untuk batas landas kontinen dan hukum itu sudah diakui dunia internasional melalui UNCLOS 82 , sedangkan Malaysia yang continental menggunakan hitungan 12 mil dari TIAP-TIAP Pulau dan itu diakui oleh dunia internasional.
    Blok Ambalat sendiri dari sipadan ligitan sebagai pulau terluar berjarak hampir 73 mil laut. jadi klaim Malaysia untuk laut itu MELEBIHI sempadan laut Malaysia.

    Sedang dari Karang Unarang (pulau karang terluar Indonesia) jarakya hanya sekitar lebih kurang 18 mil di titik terdekat.

    Karena itulah, kami membangun rambu suar di Karang Unarang, karena rambu suar selain menjadi alat pemandu kapal agar tidak kandas, rambu suar juga merupakan tanda kedaulatan suatu negara, karena itu kalau Karang unarang sampai dianggap wilayah kedaulatan Indonesia, maka klaim Malaysia untuk Ambalat akan semakin lemah, hal ini yang tidak dapat diterima oleh beberapa pihak di kerajaan Malaysia sehingga mengutus TDRM.

    Maaf sekali, kalau saya bilang cara menghentikannya sangat tidak gentleman. TDRM memukuli pekerja kami yang membangun rambu suar di Karang Unarang,. Anda harus tahu bahwa TDRM memukuli orang-orang itu, dijemur diterik matahari berjam-jam dan dtodong dengan senjata sebelum akhirnya dapat diusir oleh TNI-AL. (dan inilah yang membuat orang Indonesia menjadi marah dan membakar bendera jalur gemilang)
    Strooze, tahu apa permohonan Komandan AL (Navy) TDRM: "Mohon, hentikan dulu pembangunan rambu suar". Ya, tidak mungkinlah karena Karang Unarang adalah efektif dibawah kekuasaan Indonesia .

    Ketika akhirnya TNI AL datang untuk mengamankan pembangunan rambu suar, kapal TDRM sering melakukan provokasi-provokasi, seperti masuk kewilayah perairan Indonesia, melakukan manuver zig-zag di depan kapal TNI-AL, masuk hampir 2 mil kedalam wilayah Indonesia baik melalui laut atau udara. Kalau sudah begini, apa maunya Malaysia? Salahkan kalau Presiden SBY memerintahkan pasukan TNI bersiaga di perbatasan?
    Maaf strooze, kalau saya boleh mengatakan, Pasukan TDRM anda terlalu agresif untuk mencabar kesabaran kami.

    Ditingkat diplomatik pun, diplomat-diplomat Malaysia juga tidak bisa memberikan bukti-bukti kuat mengenai klaim Malaysia terhadap Ambalat, karena memang lemah. Tidak bisa Malaysia juga memakai sistem archipelagic untuk mengklaim karena ia adalah negara kontinental.

    Nah, kalau Malaysia kemudian ngotot mengenai Ambalat, berikan buktinya dan dilakukan secara diplomasi terbuka dan jujur, bukan dengan cara masuk ke Karang Unarang, memukuli pekerja Indonesia, melakukan manuver provokatif, dan melakukan pelanggaran batas sampai 2 mil kedalam, sehingga memicu demonstrasi besar di Indonesia dan penyiapan pasukan di perbatasan. Bukan begitu cara yang baik. :)

    untungnya sekarang diplomat kedua negara sedang membahas masalah ini, semoga saja masalah ini dapat diselesaikan tanpa harus memukui pekerja rambu suar, zig zag, atau masuk 2 mil ke wilayah laut orang lain.

    sorry, mungkin kepanjangan, tapi itu alasan kenapa kami disini sangat kesal sekali, pasukan TDRM anda sangat agresif dan terlalu percaya diri setelah memenangi Sipadan Ligitan, saya tidak tahu perintah darimana itu untuk menjadi agresif, apakah dari headquarter di Putra Jaya, Kuala Lumpur.
    Dan satu lagi peta laut 1979 buatan Malaysia belum didepositkan ke UN Secretary General dan andaikata sudah belum diatur dalam kanun negara anda, jadi basis klaim Malaysia cenderung lemah dalam hal ini.

    maaf sekali kalau kepanjangan, tapi itu alasannya.

    sila deh lihat pandangan ahli hukum laut dibawah ini:

    http://geo-boundaries.blogspot.com/2005/04/ambalat-spatial-perspective1.html

    Salam dan selamat berpuasa

    Rian
    Alumni Mahasiswa Hubungan Internasional.

    BalasPadam
  60. the point...

    malaysia baru mengakui ambalat tahun 1979 sedangkan kami sudah lama mengakui ambalat sebagai bahagian dari kami sejak zaman belanda...

    so ambalat bukan wilayah yang masih di sengketakan tapi itu milik indonesia

    BalasPadam
  61. Hanya Dengan Bermodalkan Kepercayaan Dan Keyakinan/TOGEL YANG TERBAIK.
    Kami Hadir Untuk Menjalin Tali Silatuh Rahmi,Guna Untuk Membantu Para Masyarakat Di Muka Bumi Ini ,Dengan Segala Permasalahan Yang Ada,Karena Di Dalam Masyarakat Yang Kita Tahu Saat Sekarang Ini,Masih Banyak Masyarakat Yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,Untuk Itu,Izinkan Saya Mbah Karwo Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ; 1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural 2,Pesugihan Serba Bisa 3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib 4,Ilmu Pengasihan 5,DLL HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA... Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita. Pesugihan Mbah Karwo Mbah memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu, hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei, maupun putaran lainnya. Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan "Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis.. angka hasil ritual pasti berhasil !! BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..! Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!! Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini 1. Di Lilit Hutang 2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel 3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel 4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja… Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D Dari Mbah Karwo Selama Lima Kali Putaran,Silahkan Bergabung dengan Uang Pendaftaran Paket 2D Sebesar Rp. 300.000 Paket 3D Sebesar Rp. 500.000 Paket 4D Sebesar Rp. 700.000 Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000 dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening PENDAFTARAN MEMBER FORMAT PENDAFTARAN KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL LALU kirim ke no HP : ( 0852-3162-7267 ) SILAHKAN HUBUNGI EYANG GURU:0852-3162-7267

    BalasPadam

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...