23 Mac 2005

Lagi Kemelut Perairan Sipadan dan Ligitan

Sepeninggalanku selama lima hari, blogku penuh dengan pelbagai komen dari para pengunjung berkenaan pertindihan kawasan blok minyak Petronas di perairan Sipadan dan Ligitan atau di Indonesia dipanggil kasus Ambalat. Banyak kritikan dari Indonesia yang menghentam pendapatku. Aku siarkan beberapa komen yang aku dapat yang dihantar beberapa kali daripada seorang yang prihatin ini, Irnalita:

1. Hello nama saya Irnalita orang Indonesia bermukim di Switzerland. sebagai bangsa Indnesia dan cinta bangsa juga nasionalisme yang tinggi. setelah melihat perdebatan antara bangsa Indonesia dan Malaysia ... kesimpulan saya, malaysia yang menganut faham syariah dan hukum islam mengapa kok mau mencuri pulau yang bukan harta milik bangsanya, itu namanya mau makan barang haram! wassalam

2. saya asli indonesia ingin menjawab view khairul.hi kamu orang bodoh dan picik, dari bicara kamu aku lihat kamu orang rendahat yang bermoral rendah. kalau kamu merasa orang baik, kamu tidak bicar rendah begitu. tong kosong bunyinya nyaring, manusia macam kamu yang berhati sempit dan sifat setan!!! kasihan manusia macam kamu. wassalam

3. melihat jawaban salah satu orang malaysia yang mengatakan kalau:kami merdeka bukan dari england tapi dari British, mbok ya kamu bodoh sekali, keduanya ya sama toh ... piyee kamu. ha ha ha

4. hi khairul, kalau kamu bilang orang ind tidak tahu diuntung lalu apa sebutan orang macam kamu. yang pastinya tong kosong nyaring bunyinya. lha jelas-jelas bukan hak bangsa kamu kok mau nyuri, itu namanya suka makan barang haram!!!


Waalaikumussalam wbt. Irnalita,

Berkenaan barang yang dianggap haram ini, adakah ia benar-benar haram? Kalau difikir dari pihak Malaysia, kamu juga bisa dibilang mau makan yang bukan hak kamu! Tempat itu kan dikatakan kawasan bertindih, yaani masih menjadi rebutan kedua-dua belah pihak. Jadinya, selagi kawasan itu belum diputuskan secara hukum internasional yang diperakui oleh seluruh negara sedunia, Indonesia bahkan Malaysia tidak berhak mengatakan itu adalah wilayahnya. Permasalahan ini harus diselesaikan secara adil dan sekarang rundingan antara kedua negara sedang diusahakan. Mengapa harus ribut-ribut mengatakan itu adalah hak mutlak Indonesia sedangkan rundingan masih berlangsung?

Kedua, saya masih tidak mengerti bagaimana kamu yang katanya tinggal di Switzerland masih kurang arif tentang bedanya England dan British. England adalah sebuah negara di bawah Britain bersama-sama Scotland dan Wales. Britain ini juga dipanggil United Kingdom (UK). Perkataan British adalah bersangkut paut dengan Britain. Contohnya pada zaman dahulu disebut empayar British. Jadinya, jelas England itu adalah berlainan sekali dengan British/Britain.

Di samping itu, ada juga komen yang datang dari Tawau, Sabah ini. Orang Bugis - nampak jelas Malaysia dan Indonesia ini umpama satu badan, tangan kanan memukul tangan kiri, satu badan terasa sakit. Namun masih ada bagian yang sakit tak terubati iaitu bagian berkanser atau kanker. Bagian inilah yang lantang berdemo menyalak sana sini, kurang bijak, penuh emosi, tidak berbuat sesuatu yang memajukan diri dan orang lain, dan malah bisa menjahanamkan bagian-bagian yang masih sihat walafiat. OK, kembali kepada komen dari Rudy ini:

1. kami tidak mau pulau Ambalat/pulau Sebatik. kami mau hak kami yang ada di kawasan kami. kami tidak mahu hasil yang haram. saya orang bugis. tapi saya tetap pertahankan hak Malaysia. kami tidak mau rampas apa-apa dari kamu

2. kami tidak mau rampas apa-apa dari kamu. sebelah pulau hak Malaysia yang sebelah lagi hak indonesia. kami tidak mau rampas. kamu ada buktikah yang menyatakan kami
merampas pulau tu. pihak tentera Malaysia langsung tidak mengelabah. indo perlu kawal diri

3. pinggan tak retak nasi tak dingin orang tak hendak dia pulak yang naik angin

4. kami tak benci indon, kami cintakan kedamaian dan keamanan, sekarang ni pun kumpulan peterpan sangat diminati di Tawau. kami tak mau perang kami mau saudara kami cinta mencintai


Pos berkaitan:
Isu Ambalat - "Perang" Sudah Bermula!
Ganyang Malaysia Kali Kedua?!

3 ulasan:

  1. tolong, jangan panggil kami indon

    BalasPadam
  2. arimbi..saya heran dengan orang indonesia banyak yang seperti kamu tidak mau di panggil indon... alasananya indon menunjukkan memandang rendah dengan orang indonesia..tapi itu kalau orang malaysia.. sebaliknya kalau orang singapura atau australia memanggil kamu INDON MAIDs atau WORKERs wah bukan main bangga lagi orang indon macam mereka rasa tu sebutan kelas...yang lebih hairan pula indon itu singatan dari indonesia..dan biasa nya perkara singkat menyingkat ini kegemaran indonesia contoh dia jawa barat=jabat,jawat tengah=jateng dan jawa timur pula jitam...pikir pikir lah wak

    BalasPadam
  3. hehe..

    siapa sih yang komentar diatas tuh, yang mengatakan England dan British sama, nah sekarang kan malu sendiri. kelihatannya disini, orang2 malaysia lebih pinter dari orang kami. buktinya orang2 kami dari indon-esia main hantam sembrono saja tanpa tau beda sesuatu kalimat. Buktinya tadi kan Engand and British dan kemudian menuduh malaysia mencuri..mengapa menuduh orang mencuri? mencuri apa? ambalat???? Terang terang disini gak ada barang yang tercuri? kalo malaysia ketahuan mencuri kenapa takut lapor ke polisi?? wahai teman2 katanya tinggal di switzerland, jangan meamlukan bangsa mu donK!
    so kalo gak tau persoalan jangan pandai2 kan malu sendiri jadinya and aku pun turut malu kerana bangsa2 ku ternyata pengetahuan nya jauh kalah kena temen2 dari malaysia...
    gimana kita bisa menang di pengadilan kalo pakai bukti HearSay.
    Kalo emank malaysia maling (pencuri) seperti yang anda katakan laporkan ke polisi and kumpul bukti untuk di pakai di pengadilan nanti. jangan seenaknya ngata orang pencuri, sebaliknya aku salut pada temen2 dari malaysia yang kelihatannya nmenghadapi hal ini dengan tenang..justeru aku,ngak menyalahkan kalo ternyata sebagian dari mereka yang di malaysia itu marah kerana dicabar oleh bangsa kita dan oleh sebagian kecil ahli politik kita yang konyol, sinting, and goblok.(wujudnya ahli politisi di indonesia yang seginian adalah salah kita juga, kerana kita yang memilih mereka, so lain kali kita hati2 memilih jangan lagi ada ahli politik yang berpikiran ikan teri and udang)
    wahai teman2 di sulawesi selatan yang mewujudkan Ganyang Malaysia II, kalo kalian gak punya kerjaan silakan email aku di edwardo_66@yahoo.com.id mana tau aku bisa membantu sebagian dari kalian utk mendapatkan kerjaan daripada kalian mencari peluang dengan cara yang ngak betul begini.
    Kepada teman2 ku dari indonesia yang berpengetahuan tinggi yang bijak pandai. Jangan lah kalian ikut2an menuduh orang..seandainya hal itu terjadi, kita sami goblok jadinya...

    salam damai and berpikiran waras buat teman2 semua disini

    ewado

    BalasPadam

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...