22 April 2005

Siti Nurhaliza Jadi Duta di Indonesia?

Rupanya usul Setiausaha Parlimen Kementerian Luar Negeri Malaysia yang mahu Siti Nurhaliza menjadi duta buat menjernihkan hubungan keruh Malaysia-Indonesia akhir-akhir ini mendapat perhatian hangat di Indonesia.

Siti, seperti diketahui, sangat diminati dan dijadikan idola di Indonesia. Lagunya manjadi dendangan di segenap ceruk rantau Indonesia. Penampilan beliau menjadi sumber inspirasi di Indonesia.

Menurut temanku di sana, Siti diminati kerana tutur sopan budi bahasanya. Lagunya juga merupakan satu alternatif baru kepada dunia tarik suara (nyanyian) di sana. Malah fesyen pakaiannya juga menjadi ikutan di sana.

Selain itu, Siti juga mendapat pujian ulama terkemuka Indonesia, Kiyai Haji Gymnastiar Abdullah atau panggilan mesra beliau Aa Gym (aa dalam bahasa Sunda bererti abang). Aa Gym sudah lama "meminati" Siti sebenarnya, cuma akhir-akhir ini didedahkan secara sensasi oleh media hiburan Malaysia dan menjadi hangat di sini.

Walaupun disalah tafsir oleh media-media di sana yang Siti akan menjadi dubes (DUta BESar) Malaysia di Indonesia, bukan menjadi wakil buat memperbaiki hubungan Malaysia-Indonesia sebagaimana maksud asal, ku sungguh tercuit hati melihat komen-komen dari pelawat di blog Priyadi ini.

Berikut adalah vocab penting untuk yang tak biasa dengan dialek Jakarta:

1. ndak (Jawa) = tidak
2. jelek = buruk, tak cantik
3. nggak - kekadang ditulis gak (Betawi) = tidak
4. in (Betawi) = kan, contoh dijadiin = dijadikan
5. banget/bangat = sangat
6. mendingan = lebih baik
7. kantor = pejabat
8. kedubes = KEDUtaan BESar
9. kayaknya = gayanya

Eh.. jadi cikgu bahasa pulak aku ni...

Pos berkaitan:
Siti Nurhaliza Can't Speak English?

4 ulasan:

  1. hehehe.. kamu jadi pinter bahasa indonesia ni...

    BalasPadam
  2. Perbedaan bahasa Malaysia dan Indonesia :

    yuran - iuran
    kronik - kronis
    kerana - karena
    sahaja - saja
    iaitu - yaitu
    Tentera - tentara
    beret - baret
    universiti - universitas
    parti - partai (politik)
    Bahagian - bagian
    basika - sepeda
    rakan - rekan
    mangsa - korban
    polis - polisi
    Pilihan raya umum - pemilihan umum (pemilu)
    Parlimen - parlemen
    majoriti - mayoritas
    kerusi - kursi
    kereta - mobil
    ghairah - gairah
    Syarikat - serikat
    eksport - ekspor
    kenderaan -kendaraan
    kualiti - kualitas
    minit - menit
    lumba - lomba
    pusingan - putaran
    bas - bis
    rancangan - acara
    pengacara - pembawa acara
    televisyen - televisi
    imigresen - imigrasi
    muzik - musik
    bilik - kamar
    rasmi - resmi
    nombor - nomor
    arkitek - arsitek
    akauntan - akuntan
    peguam - pengacara
    doktor - dokter
    mahu - mau
    projek - proyek
    akhbar - surat kabar/koran
    bahawa - bahwa
    gerila - gerilyawan
    ibu negara - ibukota negara
    rasuah - korupsi
    laman - halaman
    hospital - rumah sakit
    jadual - jadwal
    Jepun - jepang
    wang - uang
    sokong - dukung
    sukan - olahraga
    Stadium - stadion
    kelmarin - kemarin
    Majlis - majelis
    cakera - cakram
    Amatur - amatir
    rekod - rekor
    lapan - delapan
    hujung - ujung
    bola sepak - sepak bola
    naib - wakil
    cuba - coba
    ubat - obat
    sastera - sastra
    isnin - senin
    khamis - kamis
    jumaat - jum'at
    kesihatan - kesehatan
    faraj - vagina
    beza - beda
    kedai - toko/kedai/warung
    jenayah - jenazah
    motosikal - sepeda motor
    bongsu - bungsu
    kahwin - kawin
    Aidilfitri - idulfitri
    Inggeris - inggris
    Sarjan - sersan
    jem - macet
    Erti - arti
    Kreativiti - kreativitas
    kicap - kecap
    realiti - realitas
    Pelancongan - pariwisata
    Tourism - turis
    kaunseling - konseling
    telefon - telepon
    mak cik - bibi/tante
    pak cik - paman/om
    herdik - hardik
    hari lahir - ulang tahun
    diskaun - diskon
    kalendar - kelender
    kempen - kampanye
    dedah - narkoba (narkotik dan obat obatan terlarang)
    keganasan - terorisme
    peminat - penggemar
    bandar - kota
    tauladan - teladan
    satai - sate
    bercadang - berencana
    peti sejuk - lemari es/kulkas
    cawangan - cabang
    suruhanjaya - komisi
    timbalan - wakil
    sindiket - sindikat
    karnival - karnaval
    hairan - heran
    harung - arting
    putera - putra
    ofis - kantor
    mengenal pasti - mengidentifikasi
    urus niaga - bisnis
    insurans - asuransi
    maklum balas - umpan balik
    tindakan susulan - tindak lanjut
    Zohor - dhuhur
    Sekolah Rendah - sekolah dasar
    rakam - rekam
    Seram Sejuk - menggigil
    Sentiasa - senantiasa
    Pengetua - kepala sekolah
    tandas awam - WC umum
    puan - nyonya
    kad - kartu
    pakej - paket
    mac - maret
    jun - juni
    julai -juli
    ogos - agustus
    disember - desember
    lesen - lisensi
    rahsia - rahasia
    percuma - cuma-cuma/gratis
    jimat - hemat
    stesen -stasiun
    konsert - konser
    pelakon - aktor/artis
    menjejas - menulari
    teruk - parah
    dibuang kerja - dipecat
    datuk - kakek
    kasut - sepatu
    selopar - celana
    zirafah - jerapah
    sedar - sadar
    mula - mulai
    jawapan - jawaban
    nafas - napas
    padang - lapangan
    beg sandang - tas ransel
    berkubang - berendam
    paip - pipa
    lesi - lesu
    salji - salju
    pengsan - pingsan
    hantar - kirim/hantar
    penat - sesak
    istirehat - istirahat
    kuih - kue
    wayang - bioskop
    memujuk - membujuk
    beg - tas
    rosak - rusak
    popular - populer
    kredibiliti - kredibilitas
    Matematik - matematika
    fizikal - fisik
    enjin - mesin
    autonomi - otonomi
    moden - modern
    alam sekitar - lingkungan hidup
    arkib - arsip
    hairan - heran
    kes - kasus
    kelmarin - kemarin
    tempoh - tempo

    BalasPadam
  3. Waduh Erwin, kamu bisa jadi kamus bergerak ni... bahasa Malaysia dan bahasa Indonesia asasnya sama tetapi makin berbeza kerana faktor lokaliti dan politik. Zaman dahulu bahasanya sama tetapi selepas terpisah dek perjanjian Belanda dan Inggeris, bahasa Malaysia banyak mengambil perkataan Inggeris dan bahasa Indonesia banyak menyerap perkataan Belanda di samping bahasa ibunda penutur bahasa Indonesia seperti Jawa.

    Beberapa perkataan hanyalah berbeza dari segi sebutan e.g. sadar-sedar, kendaraan-kenderaan. Bagi perkataan pinjaman Arab, bahasa Malaysia mengambil langsung dari sebutan Arab seperti khamis, rezeki, nafas, izin, ghairah. Kalau bahasa Indonesia, dieja berdasarkan sebutan org Indonesia - kamis, rejeki, napas, ijin, gairah.

    Beberapa perkataan juga digunakan kedua-duanya di Malaysia: saja-sahaja, pusingan-putaran, rancangan-acara, bilik-kamar, kedai-toko-warung, tauladan-teladan, sentiasa-senantiasa.

    Selain itu, beberapa perkataan juga memberi makna yang sanagat berlainan, malah memberi maksud yang kurang baik. Di Malaysia, seronok dan percuma memberi makna positif tetapi di Indonesia negatif. Gampang dan butuh di Indonesia adalah sebutan biasa tetapi di Malaysia itu adalah sebutan yang sangat kasar.

    BalasPadam
  4. kapan lagi kamu pergi ke Indonesia, jika ke sini lagi jangan lupa datang ke pulau Bali ya?

    BalasPadam

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...